Ada Wajah Baru dalam Proses Seleksi, BKPSDM Kotim Bilang Begini

Ada yang Diinfus Saking Stresnya

SELEKSI-TENAGA-KONTRAK-KOTIM
SELEKSI: Pelaksanaan evaluasi/seleksi tenaga kontrak Pemkab Kotim tahap I yang dilaksanakan di Tennis Indoor Stadion 29 November Sampit, belum lama tadi. (DOK.YUNI/RADAR SAMPIT)

”Jika ada SOPD yang menerima berkas lamaran sebelum diumumkan evaluasi (diterima paling lambat 14 juni 2022), yang belum diproses karena belum ada penerimaan tekon baru, pada evaluasi saat ini juga diikutkan atau diberi kesempatan untuk ikut seleksi,” jelasnya.

Menurutnya, evaluasi dilakukan mengingat masa kerja tekon akan berakhir pada 30 Juni 2022 ini dan untuk mengisi tenaga non aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Kotim periode Juli – Desember 2022. Sedangkan orang baru yang ikut evaluasi, merupakan pelamar yang mengajukan lamaran ke SOPD. Semua berkas yang diterima sampai 14 Juni 2022 lalu tetap diikutkan seleksi.

Bacaan Lainnya

”Orang baru yaitu pelamar yang menyampaikan berkas lamaran ke SOPD paling lambat tanggal 14 Juni. Semua tekon kontraknya berakhir 30 Juni 2022 dan evaluasi ini dilakukan untuk mengisi kebutuhan tenaga non ASN periode Juli s/d Desember 2022,” katanya. Untuk hasil evaluasi, dijadwalkan 29 Juni, yang akan disampaikan kepada SOPD masing-masing.

Baca Juga :  Tenaga Kontrak Kotim Demo: Sudah Dua Hari Ini Tidak Tidur

Seperti diberitakan, seleksi tertulis tenaga kontrak diikuti ribuan peserta, yang diselenggarakan di tiga lokasi berbeda, yakni di Tennis Indoor Stadion 29 November Sampit yang diikuti oleh tenaga kontrak administrasi sesi pertama S1 dan D3 berjumlah 648 orang, sedangkan sesi kedua pendidikan SMA sebanyak 715 orang.

Lokasi kedua di Balai Pelatihan Guru Jalan Jenderal Sudirman yang diikuti 747 orang tekon guru. Kemudian, di RSUD dr Murjani Sampit yang diikuti sebanyak 600 orang tenaga kesehatan.

Seleksi serentak dilaksanakan dalam satu hari, yang diikuti sekitar 2.700 orang tekon, namun tidak semuanya mengikuti tes tertulis. Pasalnya, untuk kelompok jabatan petugas kebersihan/petugas keamanan/sopir, evaluasinya berbeda dengan yang lainnya. Khusus kelompok ini, evaluasinya dilakukan melalui penilaian kinerja/disiplin. Sehingga tidak semua peserta evaluasi ikut tes tertulis.

Pos terkait