SAMPIT, Radarsampit.com – Kebakaran terjadi di sebuah rumah semi permanen yang berada di Jalan Mandumai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (18/7/2026) siang. Kobaran api menghanguskan bagian atap bangunan tersebut. Beruntung, saat peristiwa berlangsung rumah dalam kondisi tidak berpenghuni sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Laporan mengenai kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim sekitar pukul 13.26 WIB. Merespons informasi tersebut, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi dan mulai melakukan upaya pemadaman hanya beberapa menit setelah laporan diterima.
Kepala Peleton 2 Disdamkarmat Kotim, Muhammad Febbry, menjelaskan bahwa kecepatan respons menjadi faktor penting agar kobaran api tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, personel langsung diberangkatkan. Setibanya di lokasi, api diketahui membakar bagian atap rumah kosong. Syukurlah kobaran berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan di sekitarnya,” ujarnya.
Petugas membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menjinakkan api. Setelah kobaran berhasil dipadamkan, proses dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Menurut Febbry, seluruh rangkaian penanganan selesai sekitar pukul 13.51 WIB. Setelah situasi dipastikan aman, personel kembali ke markas untuk melanjutkan tugas siaga.
Akibat insiden tersebut, bagian atap rumah semi permanen dengan luas sekitar 4 x 3 meter mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian materi yang ditimbulkan ditaksir mencapai kurang lebih Rp30 juta.
Dalam proses pemadaman, Disdamkarmat Kotim mengerahkan empat armada, terdiri atas MUPK 13, MUPK 05, MUPK 06, serta satu unit Hilux Rescue. Sejumlah relawan dari RPAS Baamang juga turut membantu proses penanganan di lapangan.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api yang memicu peristiwa tersebut.
Disdamkarmat Kotim kembali mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong. Selain itu, warga juga diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat dan mencegah kerugian yang lebih besar.








