PATUT DICONTOH!!! Instansi Ini Terapkan Budaya Literasi di Internalnya

budaya literasi pegawai bpbd kotim (hgn)
BUDAYA LITERASI: Sekretaris BPBD Kotim menunjukkan salah satu contoh penerapan budaya berliterasi dilingkungan Kantor BPBD Kotim dengan menyuguhkan informasi bahan bacaan berupa visi misi RPJMD yang ditempel di area lobi kantor BPBD Kotim. (HENY/RADAR SAMPIT)

“Kami sudah menyiapkan fasilitas bahan bacaan, komputer lengkap dengan fasilitas internet serta LCD proyektor untuk keperluan belajar online di ruang pusat pengendalian operasi (Pusdaops), pegawai bisa bebas memilih bahan materi bacaan apa saja,” ujarnya.

Rihel mengatakan penerapan budaya pegawai berliterasi ini dapat dikatakan sebagai tugas tambahan yang dapat diimasukkan oleh pegawai  kedalam laporan sasaran kinerja masing-masing pegawai. Untuk itu, perlu menginput SK  kedalam tugas tambahan dalam aplikasi e-SKP (sasaran kerja pegawai).

Bacaan Lainnya

“Pegawai yang dapat melaksanakan tugas dengan baik akan mendapat reward, seperti berkesempatan mengikuti pengembangan kompetensi dijenjang atau kualitas yang lebih tinggi dan bagi pegawai yang tidak menerapkan budaya ASN berliterasi maka akan mendapat pengurangan nilai (poin) sasaran kinerja pegawai, sanksi teguran tertulis atau teguran langsung oleh Sekretaris BPBD Kotim,” katanya.

Baca Juga :  Legislator Langgar Tatib Bisa Bebas Melenggang, Desak Badan Kehormatan DPRD Kotim Lebih Tegas

Sekretaris BPBD Kotim Yephi Hartady Periyanto menambahkan, pada dasarnya penerapan budaya ASN berliterasi bertujuan untuk membentuk pola kebiasaan kecil yang berdampak besar bagi peningkatan kualitas SDM khususnya pegawai di BPBD Kotim.

“Penerapan budaya ASN berliterasi ini diterapkan seumur hidup, tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan dan kapasitas pegawai dalam menyelesaikan tanggungjawab bekerja. Kebiasaan kecil ini dapat membawa perubahan besar bagi BPBD Kotim dan tentunya untuk pegawai itu sendiri,”kata Yephi.

Menurutnya, budaya ASN berliterasi khususnya di BPBD Kotim menjadi sesuatu yang berat dilakukan di era sekarang. Padahal, salah satu kebiasaan untuk menambah wawasan dan kompetensi pegawai yang paling mudah adalah dengan membiasakan diri membaca dan memahami.

Pos terkait