Pesisir Dilanda Banjir, Gelombang Bisa Capai Tiga Meter

BANJIR-ROB
BANJIR: Kondisi halaman Kantor Kelurahan Samuda Kota, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan yang terendam banjir, Senin (23/5). (IST/RADAR SAMPIT)

Dia menuturkan, banjir tersebut hanya terjadi sementara dan tidak parah seperti yang terjadi di wilayah Katingan bagian hulu pada periode September dan November. Karena itu tidak perlu dikhawatirkan.

”Banjir ini diperkirakan tidak sampai merendam sampai satu minggu. Saya kira hanya terjadi dua atau tiga hari saja. Hal itu mengacu pada kalender air pasang dan dalam beberapa hari ke depan akan surut,” katanya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Katingan Roby mengatakan, banjir rob merupakan fenomena alam yang terjadi karena dipengaruhi air pasang. Terutama pada wilayah pesisir laut dan dipicu gelombang air laut yang datang.

”Saya harap masyarakat tetap waspada. Sikap waspada dan tetap memperhatikan kondisi banjir dengan memastikan keselamatan diri dan harta benda yang ada, ” ujarnya.

Dia meminta warga selalu memperhatikan aliran listrik agar tidak terjadi petaka. ”Jaga keselamatan dan hindarilah hal-hal yang tidak diinginkan ketika menggunakan daya listrik selama banjir. Walaupun banjir rob ini tidak begitu parah dan tidak ada kiriman dari wilayah hulu, masyarakat dihimbau siaga dan tetap waspada,” tandasnya. (hgn/sos/ign)

Baca Juga :  Poros Perigi-Bukit Jaya Membahayakan

Pos terkait