H. Achmadi selaku pengurus Masjid Al-Aman menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PLN.
“Bantuan tambah daya ini sangat membantu kami dalam mendukung kegiatan ibadah dan aktivitas masyarakat di masjid. Kini pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih nyaman dan lancar,” ujarnya.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelstijono, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program lanjutan ini. Ia menegaskan bahwa Terang Berkah Ramadan menjadi wujud nyata kepedulian PLN dalam menghadirkan energi yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami bersyukur program ini dapat terus memberikan manfaat nyata. Listrik bukan hanya kebutuhan, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap bantuan ini mampu mendorong aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan menjadi lebih produktif.
“PLN juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemerataan akses listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Melalui program Terang Berkah Ramadan 2026, PLN UID Kalselteng terus menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran listrik diharapkan menjadi cahaya baru yang membawa semangat, kemandirian, serta peluang yang lebih luas bagi para penerima manfaat. (*)







