Waduh, Daftar Tunggu Vaksinasi Membeludak

Mencapai 7.000 Orang, Antusiasme Warga Sangat Tinggi

ANTUSIASME TINGGI: Warga saat menerima suntikan vaksin Covid-19 di Puskesmas Baamang I, Rabu (7/7). Hingga kini, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksin sangat tinggi. (YUNI/RADAR SAMPIT)

”Untuk pelaksanaan vaksinasi kami menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya terus mengoordinasikan hal tersebut dengan pihak provinsi agar vaksinasi yang didistribusikan sesuai dengan kuota yang diajukan kabupaten.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, fokus pelaksanaan vaksinasi tahap kedua berlangsung di beberapa lokasi seperti di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Puskesmas Ketapang I Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, maupun di Puskesmas Baamang I Kecamatan Baamang.

Di PPM, kelompok lanjut usia yang menerima vaksin dosis kedua berjumlah dua orang, layanan publik, 175 orang, masyarakat umum 14 orang. Di Puskesmas Baamang I penerima vaksinasi dosis kedua sebanyak 178 orang.

Kemudian, di Puskesmas Ketapang I melayani 151 orang untuk vaksinasi dosis kedua. Alokasi vaksin yang tersedia tersisa 20 vial atau untuk 200 orang, yang diperkirakan bisa mencukupi untuk vaksinasi dosis kedua sampai dnegan hari Sabtu besok.

”kami habiskan dulu dosis duanya, sesuai jadwal yang tertunda kemarin,” kata Kepala Puskesmas Ketapang I Elmi Mulyani.

Baca Juga :  Tim Gabungan Perketat Pengawasan Prokes di Sampit

Menurutnya, jika sudah terpenuhi dosis kedua, baru pihaknya melayani vaksinasi pertama. Diutamakan bagi warga yang masuk wilayah Puskesmas Ketapang I. Pasalnya, masing-masing puskesmas sudah dibagi vaksin sesuai wilayah untuk menghindari kerumunan.

”Dosis pertama bisa kami layani bila masih ada stok vaksin. Biar semua dapat vaksin, lebih cepat lebih bagus,” katanya.

Untuk pendaftaran pelayanan pengobatan umum, Puskesmas Ketapang I telah membuka layanan secara online. Namun, untuk pendaftaran vaksinasi masih belum dilakukan sistem online.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.