Dikira Telat Bangun, Ternyata Gantung Diri

BIKIN GEGER: Jasad Ciying alias Aja (27) dievakuasi ke puskesmas setelah ditemukan tewas tergantung di kamarnya, di Desa Selucing, Jumat (4/6).(IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Kasus bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, tepatnya di Desa Selucing, Kecamatan Cempaga Hulu, Jumat (4/6). Seorang pemuda, Ciying alias Aja (27), ditemukan tewas tergantung di dalam kamar dengan tali terikat di lehernya.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Cempaga Hulu Iptu Taufik Hidayat mengatakan, korban ditemukan tewas sekitar pukul 11.00 WIB. Jasadnya ditemukan ayahnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Taufik, peristiwa tersebut terjadi ketika ayah korban, Oda (62), berniat membangunkan anaknya yang telat bangun. Tak biasanya pemuda tersebut bangun siang. Oda mengetuk pintu kamar dengan memanggil nama anaknya, namun tidak ada jawaban.

”Karena tidak ada jawaban, ayah korban mencoba mengintip dari kaca jendela depan rumah dan melihat anaknya sudah tergantung di dalam kamar,” ujar Taufik.

Terkejut melihat anaknya tergantung, Oda bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Selanjutnya, pintu kamar korban didobrak paksa. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi. Saat petugas tiba di lokasi, korban dibawa ke puskesmas setempat.

”Untuk kasus ini masih dalan penyelidikan kepolisian. Kami masih belum mengetahui apa motif korban yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” tandasnya. (sir/ign)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *