Kolam Bekas Galian Renggut Nyawa, Dua Bocah Tewas Tenggelam 

PENYIDIKAN: Polres Katingan memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) dua bocah yang tenggelam.(IST/RADAR SAMPIT)  

KASONGAN – Dua bocah Desa Hampalit, Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, tewas tenggelam setelah mandi di kolam bekas galian. Diduga dua korban, Afika Bilqis (9) dan Nurul Azizah, tenggelam karena tidak bisa berenang.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah melalui Kasatreskrim Iptu Adhy Heriyanto mengatakan, tenggelamnya dua anak itu bermula ketika dua korban pergi ke kolam untuk mandi bersama.

Tak berselang lama, anak lain ikut mandi ditemani ibunya. Saat ibu anak tersebut pergi ke rumah pemilik kolam, terdengar suara anaknya meminta tolong. ”Pemilik kolam, Arbidin, langsung mendatangi kolam tersebut,” katanya.

Saat itu dua anak yang berenang sebelumnya sudah menghilang. Setelah dilakukan pencarian selama satu jam, kedua korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri dan lemas.

”Kedua anak ini dibawa ke klinik supaya cepat diberikan penanganan medis. Namun, keduanya dinyatakan meninggal dunia,” katanya. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, dua bocah itu tidak bisa berenang.

Kolam yang dijadikan tempat mandi itu merupakan bekas galian dan pernah dijadikan kolam ikan. ”Kedalaman kolam ini diperkirakan satu hingga lima meter. Polisi sudah memasang garis polisi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (sos/ign)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *