Truk Terperosok, Antrean Mengular di  Jalan Kuala Kurun-Palangka Raya

TERPEROSOK: Truk dengan bermuatan berat terperosok di tengah jalan raya, sehingga mengakibatkan antrean panjang di Desa Tanjung Karitak, Kecamatan Sepang, ruas Palangka Raya - Kuala Kurun.(WARGA FOR RADAR SAMPIT)

KUALA KURUN – Ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya di wilayah Kecamatan Sepang dan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), rusak parah. Lubang besar menganga di sejumlah titik dan menimbulkan kubangan lumpur saat turun hujan. Kondisi tersebut membuat truk kerap terperosok dan menyebabkan antrean panjang.

”Hampir setiap hari terjadi antrean panjang jika ada truk pengangkut dengan muatan berat terperosok di lubang jalan. Antreannya mencapai 2-3 kilometer, sehingga berdampak pada arus lalu lintas yang macet,” kata Obing (40), sopir travel yang kerap melintas di jalur tersebut, Minggu (2/5).

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, kerusakan jalan terjadi karena sering dilintasi truk dengan muatan melebihi tonase, seperti pengangkut batu bara, kayu, dan crude palm oil (CPO). Hal itu diperparah dengan curah hujan yang cukup tinggi, sehingga mengakibatkan jalan berlumpur.

”Pada 2018 lalu, ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya kondisinya masih baik. Meski curah hujan tinggi, tetapi tidak berpengaruh pada kondisi jalan. Namun, sejak dilewati kendaraan truk bermuatan berat, berakibat jalan ini mengalami kerusakan,” ujarnya.

Dia menuturkan, ruas jalan yang mengalami kerusakan dengan lubang besar di tengah jalan, yakni di Desa Tewai Baru, Pematang Limau, Tampelas, Tanjung Karitak, Rangan Tate, Tuyun, Tumbang Empas, Tumbang Danau, dan Kelurahan Kampuri.

”Di Kecamatan Sepang ada sembilan titik ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya yang mengalami kerusakan. Dua titik di antaranya rusak parah, yakni di Desa Tewai Baru dan Tanjung Karitak. Sedangkan Kecamatan Kampuri, ada delapan titik ruas jalan yang rusak,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *