Gereja HKBP di Baamang Tengah Sampit Terbakar, Api Diduga Berasal dari Dapur

kebakaran gereja
Advertisement Advertisement Radar Utama Gereja HKBP di Baamang Tengah Sampit Terbakar, Damkar Sebut Api Muncul dari Dapur M. Akbar Dipublikasikan Sabtu, 17 Okt 2026 | 19:40 WIB Kebakaran yang melanda bangunan Gereja HKBP di Sampit. (Ist) Kebakaran yang melanda bangunan Gereja HKBP di Sampit. (Ist)

SAMPIT, Radarsampit.com – Kebakaran melanda bangunan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XVII Indonesia Bagian Timur Resort Palangka Raya di Jalan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (17/10) siang. Api diduga muncul pertama kali dari area dapur di bagian belakang gereja.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Akhmad Taufik mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.28 WIB. Tim pemadam kemudian dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api.

Bacaan Lainnya

“Setelah menerima informasi pada pukul 13.28 WIB, petugas langsung menuju tempat kejadian. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan operasi pemadaman bersama tim yang sudah berada di sana,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun petugas, titik awal api terlihat di bagian belakang bangunan, tepatnya di dapur gereja. Bangunan yang terbakar diketahui merupakan konstruksi semi permanen dengan ukuran sekitar 20 meter x 10 meter.

Dalam proses penanganan, petugas berupaya membatasi penyebaran api agar tidak merembet lebih luas. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, tim melanjutkan pendinginan serta pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.

Akhmad menambahkan, tim posko penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah berada di lokasi ketika petugas pemadam tiba.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum dipastikan. Disdamkarmat Kotim menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui pemicu insiden tersebut. Akhmad memastikan tidak ada korban jiwa. Adapun total kerugian material masih dalam tahap pendataan.

 

Pos terkait