Motor Hantam Beton Pembatas Jalan di Palangka Raya, Pengendara Tewas di Lokasi

meninggal jalan adonis samad kembali memakan korban
MENINGGAL : Jalan Adonis Samad kembali memakan korban. Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut nyawa seorang pengendara Yamaha N-Max, Jumat (28/8/2026) siang. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

PALANGKA RAYA, Radarsampit.com – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kali ini, seorang pengendara Yamaha N-Max meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak beton pembatas jalan di Jalan Adonis Samad, Jumat (28/8/2026) siang.

Korban diketahui bernama Roki Seprata. Pria tersebut merupakan warga Jalan Lintas Palangka Raya–Kurun, Kelurahan Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.

Bacaan Lainnya

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Saat kejadian, korban mengendarai Yamaha N-Max bernomor polisi KH 5608 JM dari arah Bundaran Burung menuju Bandara Tjilik Riwut.

Ketika melintas di kawasan Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, motor yang dikendarai korban tiba-tiba kehilangan kendali. Kendaraan disebut oleng hingga pengendara tidak mampu lagi menguasai arah laju sepeda motor.

Motor tersebut kemudian melaju ke arah pembatas pulau jalan. Benturan keras tidak dapat dihindari. Bagian depan Yamaha N-Max menghantam beton pembatas hingga mengalami kerusakan cukup parah.

Akibat benturan tersebut, korban terjatuh dan terpental ke badan jalan. Roki mengalami luka berat. Nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui kecelakaan tersebut kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian. Petugas Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Palangka Raya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya Ipda Amat bersama anggota melakukan pemeriksaan di lokasi. Petugas juga mengamankan kendaraan yang terlibat serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Amat menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, sepeda motor korban bergerak dari Bundaran Burung menuju Bandara Tjilik Riwut. Sesampainya di lokasi kecelakaan, kendaraan mengalami oleng hingga akhirnya menabrak beton pembatas jalan.

“Kendaraan melaju dari Bundaran Burung menuju Bandara Tjilik Riwut. Sesampainya di TKP, kendaraan mengalami oleng hingga pengendara kehilangan kendali dan menabrak beton pembatas,” ujar Amat.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti motor tersebut kehilangan kendali. Faktor lain yang berkaitan dengan kecelakaan juga masih didalami oleh petugas.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi. Sementara kendaraan yang mengalami kerusakan diamankan untuk kepentingan penanganan perkara.

Kecelakaan tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk selalu menjaga konsentrasi selama berkendara. Kondisi kendaraan, kecepatan, situasi jalan, hingga faktor lain perlu diperhatikan agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Terlebih, kecelakaan tunggal sekalipun dapat berujung fatal ketika pengendara kehilangan kendali dan menabrak objek keras di sekitar jalan.

 

 

 

Pos terkait