King Kobra Sepanjang Dua Meter Gegerkan Warga Baamang, Bersembunyi di Balik Pot Bunga Berhasil Dievakuasi

king kobra
Petugas Disdamkarmat Kotim saat melakukan pencarian ular di sela pot bunga di rumah warga di Jalan KH Ahmad Dahlan, atau Jalan Kenan Sandan, Kecamatan baamang, Jumat malam (17/7/2026). (Disdamkarmat Kotim)

SAMPIT, Radarsampit.com – Warga Jalan KH Ahmad Dahlan Kenan Sandan Nomor 134, RT 040/RW 07, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dibuat panik setelah seekor king kobra sepanjang sekitar dua meter masuk ke pekarangan rumah, Jumat (17/7/2026) sore. Beruntung, ular berbisa tersebut berhasil dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim tanpa menimbulkan korban.

Laporan pertama diterima petugas piket Markas Komando Disdamkarmat sekitar pukul 17.48 WIB dari pemilik rumah, Yuni Ardi. Mendapat informasi tersebut, Peleton I langsung diterjunkan menuju lokasi menggunakan satu unit mobil Rescue Hilux.

Bacaan Lainnya

Kepala Peleton I Disdamkarmat Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi, mengatakan tim berangkat sekitar pukul 18.04 WIB dan tiba di lokasi kurang lebih 11 menit kemudian.

“Sesampainya di lokasi, petugas mendapat informasi dari pemilik rumah bahwa ular sempat terlihat memasuki halaman samping sebelum akhirnya bersembunyi di sela-sela pot bunga,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).

Setelah melakukan pengamatan terhadap lokasi, petugas segera menyiapkan peralatan khusus berupa grabstick untuk mengevakuasi reptil berbisa tersebut. Proses penangkapan berlangsung cepat karena posisi ular berhasil diketahui dengan jelas.

Sekitar pukul 18.16 WIB, operasi penyelamatan dimulai. Hanya dalam waktu belasan menit, king kobra sepanjang kurang lebih dua meter itu berhasil diamankan tanpa memberikan perlawanan berarti. Operasi dinyatakan selesai pada pukul 18.29 WIB, kemudian seluruh personel kembali ke markas dan tiba sekitar pukul 18.45 WIB.

Proses evakuasi dipimpin Pelaksana Harian Kepala Regu I, Aulia Ramadhan, bersama lima personel lainnya. Selama penanganan berlangsung, tidak ditemukan hambatan berarti sehingga operasi berjalan aman dan lancar.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setelah ular berhasil diamankan, kondisi lingkungan kembali dinyatakan aman sehingga warga dapat beraktivitas seperti biasa.

Disdamkarmat Kotim mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangkap ular berbisa secara mandiri. Jika menemukan ular memasuki area permukiman, warga disarankan segera melapor kepada petugas agar proses evakuasi dilakukan secara aman dan meminimalkan risiko gigitan satwa liar tersebut.

Pos terkait