Empat Calon Berebut Jabatan Inspektur Kotim

ilustrasi lelang jabatan
Ilustrasi. (net)

SAMPIT – Sebanyak empat peserta calon pejabat inspektur mendaftarkan diri mengikuti tahap seleksi lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Inspektur yang dibuka Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Empat peserta yang telah mendaftar dan menyerahkan berkas lengkap, akan segera mengikuti tes presentasi makalah dan wawancara.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim Alang Arianto mengatakan, pendaftaran lelang jabatan inspektur telah dibuka sejak 29 September 2021. Calon peserta diminta menyerahkan surat lamaran peserta dan dokumen persyaratan administrasi dilampirkan satu rangkap paling lambat 5 Oktober 2021.

Bacaan Lainnya

”Hasil seleksi administrasi sudah diumumkan 6 Oktober 2021. Ada empat peserta yang mendaftar mengikuti seleksi. Kemarin disampaikan ada lima, tetapi satunya sepertinya tidak memasukkan (menyerahkan) berkas. Jadi, empat peserta saja yang mengikuti tahap seleksi berikutnya,” kata Alang, Kamis (7/10).

Alang mengatakan, empat pendaftar itu bertugas di Pemkab Kotim. Namun, ada pula yang berasal dari luar daerah di Kalteng. ”Kebanyakan dari internal Pemkab Kotim, tetapi ada juga yang dari luar,” kata Alang yang masih merahasiakan nama-nama peserta yang ikut seleksi.

Pada tahap selanjutnya,  7 Oktober 2021 dijadwalkan pelaksanaan seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultur, penyerahan penulisan makalah 8 Oktober, seleksi kompetensi bidang yang terdiri presentasi makalah, dan wawancara pada 9 Oktober 2021, serta pengumuman hasil seleksi pada 11 Oktober 2021.

”Seleksi kompetensi manajerial dilihat dari curriculum vitae. Tim sudah melakukan assesment pemetaan JPT-nya. Untuk penyerahan penulisan makalah paling lambat diserahkan 8 Oktober,  setelah itu 9 Oktober 2021 dijadwalkan tes wawancara di BKPSDM. Kami mengundang pansel kumpul di Sampit,” katanya.

Panitia seleksi (pansel) lelang jabatan melibatkan Sonedi sebagai Ketua, Alang Arianto sebagai sekretaris, Fajrurrahman (Sekda Kotim) sebagai anggota, M Katma F Dirun Kepala BKD Provinsi Kalteng, serta Sapto Nugroho sebagai Auditor Utama Inspektorat Provinsi Kalteng.

”Keempat peserta inilah yang nantinya mengikuti tes wawancara. Dari empat orang ini, diseleksi lagi diambil tiga orang dan akan kami sampaikan ke Pak Bupati, setelah itu dilaporkan (menyurati) ke Gubernur dan Kemendagri,” ujarnya.

Alang mengatakan, lelang jabatan inspektur sifatnya khusus, sehingga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya berstatus sebagai PNS yang bertugas di kabupaten/kota se-Kalteng. Sedangkan bagi PNS yang berasal dari luar Kotim, peserta yang mengikuti seleksi lelang jabatan inspektur diminta menyampaikan surat persetujuan mengikuti seleksi JPT Pratama Kotim yang ditandatangani pejabat pembina kepegawaian (PPK).

Selain itu, peserta harus memenuhi kualifikasi pendidikan minimal Strata 1 atau Diploma IV, memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan serta memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang dilamar secara kumulatif paling kurang selama 5 tahun. Pernah atau sedang menduduki jabatan administrator (eselon III) atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 tahun.

Kemudian, peserta diutamakan memiliki rekam jejak jabatan integritas dan moralitas yang baik. Berusia setinggi-tingginya 56 tahun per 21 Oktober 2021. Telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat III kecuali untuk pemangku jabatan fungsional ahli madya. Memiliki pangkat atau golongan ruang serendah-rendahnya Pembina (IV/a) dengan masa kerja dalam golongan minimal 2 tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *