SERUYAN, Radarsampit.com – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 hingga kini masih belum memiliki kepastian. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan masih menanti keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait pembukaan rekrutmen aparatur sipil negara pada tahun ini.
Kepala BKPSDM Seruyan melalui Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN, Addeli, menjelaskan bahwa hingga Selasa (21/7/2026), pihaknya belum menerima petunjuk teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengenai tahapan pelaksanaan seleksi CPNS.
Menurutnya, biasanya proses rekrutmen diawali dengan sosialisasi, bimbingan teknis, hingga pelatihan bagi admin seleksi. Namun, seluruh tahapan tersebut hingga kini belum dilaksanakan.
“Sampai saat ini belum ada informasi resmi mengenai jadwal penerimaan CPNS 2026. Kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Addeli memperkirakan kejelasan mengenai pelaksanaan seleksi kemungkinan baru akan diketahui pada September atau Oktober 2026. Apabila hingga waktu tersebut belum ada keputusan resmi, peluang dibukanya seleksi CPNS tahun ini dinilai semakin kecil mengingat keterbatasan waktu pelaksanaan.
Meski demikian, Pemkab Seruyan telah menyiapkan usulan kebutuhan aparatur sebagai langkah antisipasi. Pemerintah daerah mengusulkan 300 formasi ASN yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) serta mempertimbangkan kemampuan anggaran.
Ia menegaskan, jumlah tersebut masih berupa usulan dan belum menjadi kuota resmi. Penetapan formasi tetap menunggu persetujuan dari pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku.
Pemkab Seruyan berharap kepastian terkait rekrutmen CPNS segera diumumkan sehingga pemerintah daerah dapat mempersiapkan seluruh tahapan pelaksanaan apabila seleksi benar-benar dibuka pada tahun 2026.








