SAMPIT, radarsampit.com – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit mewisuda 143 mahasiswa yang terdiri dari 130 Sarjana Manajemen dan 13 Sarjana Bisnis.
Ketua STIE Sampit HM Thamrin Noor mengatakan, wisuda tahun 2024 ini merupakan angkatan ke-27. Dengan total alumni yang diperkirakan mencapai lebih dari 2.500 sarjana.
“Saya salah satu mahasiswa angkatan pertama di tahun 1989. Sekarang dihitung-hitung ada 2.500 mahasiswa yang lulus mendapat gelar sarjana,” kata HM Thamrin Noor, Ketua STIE Sampit, Rabu (6/11).
Dari ribuan sarjana lulusan STIE, melahirkan tokoh masyarakat yang kini sukses berkarir seperti Bupati Katingan Sakariyas, mantan pejabat di Kotim Burhanuddin, anggota DPRD Kotim Rahmawati dan masih banyak lagi alumni yang sukses dalam berkarir.
“Lulusan sarjana sekarang ini harus mengubah mindset. Ini menjadi tantangan kedepan bagi lulusan sarjana untuk terus menjadi orang produktif, kreatif dan inovatif,” ucap pria berusia 68 tahun yang pernah menduduki jabatan sebagai Wakil Bupati Kotim Periode 2000-2005.
Thamrin berpesan kepada sarjana muda, untuk selalu mengambil setiap peluang dan kesempatan dan terus belajar mengembangkan kemampuan.
“Lulus sarjana bukan berarti berhenti belajar. Kalian harus beradaptasi dengan teknologi digital, sesuatu yang tidak bisa harus dipelajari agar bisa memanfaatkan teknologi digital. Jadilah sarjana plus-plus. Artinya, tidak hanya pandai secara akademik tetapi juga punya nilai tambah terhadap bakat dan kemampuan lainnya terutama dibidang marketing digital yang kini terus berkembang,” ujarnya.
Untuk diketahui, sebelum menjadi STIE Sampit, kampus yang berlokasi di Jalan Walter Condrat ini bernama Akademik Administrasi Niaga (AAN) pada tahun 1976 dan kemudian berubah menjadi Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) pada tahun 1986 dan ditingkatkan statusnya menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit dan mendapatkan pengesahan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No: 088/O/1988 15 Februari 1988.
“Awal pendirian perguruan tinggi ini diprakarsai oleh Bapak Manan Bundu. Pada Juni 1980, sesuai peraturan perguruan tinggi harus dikelola yayasan maka dibentuklah Yayasan Pendidikan Kotawaringin Timur yang diketuai Pak Dase Durasid dan sekarang diketuai Bu Martha Ujai,” ujarnya.
Dalam acara wisuda angkatan ke-27, 143 mahasiswa yang lulus sarjana disebut beserta predikat yang diraihnya berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Sesuai yang tercantum dalam SK Yudisium Mahasiswa STIE semester genap tahun akademik 2023/2024 yang ditetapkan pada 29 Agustus 2024 lalu, terdapat tiga mahasiswa program studi manajemen sebagai lulusan sarjana manajemen terbaik I bernama Uluh Itah Febriani dengan IPK 3,98, terbaik II Yuliani dengan IPK 3,92 dan terbaik III Seri Wahyuningsih dengan IPK 3,90.
Adapun, mahasiswa program studi kewirausahaan dengan lulusan sarjana bisnis terbaik I bernama Theresia Evelyn Rebecka Jemadut IPK 3,90,terbaik II Akhmad Fajar dengan IPK 3,81dan Rani Andalas dengan IPK 3,77.
“Saat ini jumlah mahasiswa aktif di STIE Sampit berjumlah 650 mahasiswa belum termasuk 143 yang lulus wisuda hari ini,” ujarnya.








