PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Puskesmas Menteng, Kota Palangka Raya, yang belum lama ini rampung direnovasi dan diserahterimakan, sempat jadi perbincangan warganet.
Pasalnya, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan fasilitas kesehatan tersebut tergenang banjir usai diguyur hujan deras.
Viralnya video itu langsung memicu tanda tanya publik. Banyak yang mempertanyakan kajian dan perhitungan sebelum renovasi dilakukan, mengingat Jalan Temanggung Tilung—lokasi Puskesmas Menteng—memang dikenal sebagai wilayah yang kerap dilanda banjir dadakan saat musim hujan.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Pemerintah Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, menegaskan bahwa genangan air bukan disebabkan kesalahan renovasi bangunan.
Menurutnya, banjir terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi, ditambah kondisi pipa pembuangan air yang saat itu masih dalam tahap perbaikan.
“Waktu itu hanya satu pipa yang berfungsi, sementara pipa lainnya sedang diperbaiki. Jadi ketika hujan deras dan debit air meningkat, pipa tersebut tidak mampu menyalurkan air dengan cepat ke drainase di depan,” jelas Sahdin, Senin (2/2).
Tak hanya itu, ia juga menyoroti kondisi drainase di sekitar puskesmas yang mengalami sumbatan. Sampah yang dibuang sembarangan, terutama kulit buah seperti durian, ikut memperparah aliran air.
“Saya lihat ada kulit-kulit buah, khususnya kulit durian, yang dibuang ke saluran. Ini juga jadi masalah yang sekarang sedang ditangani pemerintah,” ujarnya.
Sahdin memastikan, proses renovasi Puskesmas Menteng sudah melalui tahapan perencanaan dan kajian lingkungan, termasuk antisipasi terhadap banjir musiman. Menurutnya, Pemkot Palangka Raya tidak hanya fokus pada fisik bangunan, tetapi juga penataan infrastruktur pendukung seperti sistem drainase.
“Semua tahapan sudah dijalankan, mulai dari perencanaan, penganggaran, dan lainnya. Kalau pun ada kendala di lapangan, pasti dilakukan evaluasi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Menteng, Sugito, menambahkan bahwa genangan air yang terjadi bersifat sementara dan tidak mengganggu pelayanan kesehatan. Ia memastikan seluruh aktivitas puskesmas tetap berjalan normal hingga saat ini.
“Waktu itu hanya air parkir dan tidak lama. Tidak ada kendala. Soal pelayanan, semuanya tetap lancar,” pungkasnya. (sho/gus)







