Karhutla Mulai Muncul di Kotawaringin Barat, Kawasan Ini yang jadi Langganan

kebakaran lahan kobar
: Kebakaran hutan dan lahan di Jalan Ahmad Shaleh ruas jalan penghubung Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali disibukkan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Arut Selatan dan Kecamatan Kumai.

Penanganan karhutla di Kilometer 19 Jalan Ahmad Shaleh, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, yang berlangsung sejak Minggu (18/1) hingga Senin (19/1), belum sepenuhnya selesai. Di saat bersamaan, titik api baru kembali muncul di Kilometer 8 Jalan Ahmad Shaleh, Kelurahan Mendawai Seberang.

Bacaan Lainnya

Untuk memaksimalkan penanganan di dua lokasi tersebut, TRC BPBD Kobar bersama Balakar Huma Singgah Itah, Masyarakat Peduli Api (MPA) Mendawai Seberang, TNI, dan Polri membagi personel ke masing-masing titik kebakaran.

“Terpaksa kami membagi personel, sebagian tetap melakukan penanganan di Kilometer 19 dan sebagian kami kerahkan ke Kilometer 8 Mendawai Seberang,” ujar personel TRC BPBD Kobar, Sayid Abdul Badawi.

Berdasarkan data di lapangan, kebakaran di Kilometer 8 terjadi di area perkebunan kelapa sawit milik warga. Penanganan dilakukan secara maksimal hingga pukul 15.30 WIB, dan api berhasil dikuasai oleh tim gabungan.

Kebakaran di lahan gambut tersebut bertipe permukaan atas dan bawah dengan luas area terbakar sekitar 0,53 hektare.

“Penanganan di Kilometer 19 selesai setelah waktu Asar, begitu juga di Kilometer 8. Saat ini tim bersiap bergerak untuk pemadaman di Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar, Andan Santana, mengatakan luas lahan terbakar di Kilometer 19 mencapai sekitar 1,25 hektare, sedangkan di Kilometer 8 seluas 0,53 hektare.

Ia menjelaskan, vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar, ilalang, serta pohon kelapa sawit milik warga. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Setelah penanganan di Jalan Ahmad Shaleh ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama selesai, tim langsung bergerak ke Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, untuk memadamkan titik api baru,” katanya.

Pos terkait