SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin (Kotim) terus berupaya mewujudkan Sampit terang. Sejumlah desa di Kecamatan Kotabesi secara bertahap dalam waktu dekat ini akan mulai dialiri listrik.
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, ada empat desa di Kecamatan Kotabesi yang akan dialiri listrik yang rencananya akan dilakukan pada Februari atau Maret mendatang.
”Dalam waktu dekat ini, antara Februari atau Maret, empat desa di Kotabesi sudah bisa teraliri listrik,” kata Halikinnor.
Dia mengaku telah berkomunikasi dengan Manager PLN di Palangka Raya terkait rencana tersebut. Diharapkan sebelum memasuki Ramadan, masyarakat sudah bisa menikmati aliran listrik.
”Saya sudah minta kepada Manager PLN di Palangka Raya, agar sebelum bulan puasa sudah harus dialiri listrik,” ujarnya.
Di Kotim masih ada 47 desa yang belum teraliri listrik. Namun, secara bertahap empat desa di Kotabesi rencananya akan lebih dulu menikmati aliran listrik. Sementara di Kotabesi ada lima desa yang belum dialiri listrik, yakni Desa Soren, Simpur, Rasau Tumbuh, Pamalian, dan Hanjalipan. ”Dipusatkannya nanti di Desa Soren,” imbuhnya.
Untuk desa di kecamatan lainnya, termasuk Desa Tumbang Gagu, diharapkan pada 2023 sudah bisa teraliri listrik, bahkan diharapkan di desa tersebut juga sudah tidak ada lagi blank spot. (yn/ign)








