ASRI Beri Ruang Diskusi Generasi Muda untuk Membahas Program Pembangunan

asri (utama)
RUANG GAGASAN: Pasangan ASRI menghadiri undangan BEM UPR untuk menyampaikan gagasan visi misi pembangunan di Kalteng. ISTIMEWA/RADAR PALANGKA

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Abdul Razak – Sri Suwanto (ASRI) siap memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali para generasi muda untuk berkomunikasi dengan pemerintah seputar tujuan pembangunan.

Komitmen tersebut terlihat saat pasangan ini memenuhi undangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Palangka Raya (UPR) dalam kegiatan ‘Ruang Gagasan’ terkait visi misi, program pembangunan, termasuk arah kebijakan yang nanti dilakukan jika terpilih sebagai kepala daerah.

Bacaan Lainnya

Calon Gubernur Kalteng Abdul Razak mengatakan, bahwa menjadi hal wajar apabila masyarakat dilibatkan dalam proses pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Dimana keterlibatan tersebut bisa dengan ikut mengawasi, memberi ide, memberi masukan hingga kritik terhadap kebijakan pembangunan yang ada.

“Tentu melalui ruang-ruang diskusi seperti pertemuan dengan BEM UPR, saya rasa ini hal yang sangat baik karena selaku pasangan calon kepala daerah kami juga perlu masukan dan mendengar pandangan mahasiswa,” katanya, Selasa (24/9/24).

asri (2)

Ia menyebutkan, pasangan ASRI telah merumuskan visi misi yang nanti dijabarkan dalam kegiatan pembangunan daerah apabila mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Kalteng lima tahun ke depan.

Secara ringkas rencana program baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pembukaan lapangan pekerjaan dan lain sebagainya dipersiapkan dengan memerhatikan kebijakan strategis yang pro terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang tersedia di Kalteng.

“Beberapa kali saya sampaikan bahwa masalah di Kalteng ini sama dengan daerah lain, jadi inilah yang memang akan kita rumuskan di visi misi nanti. Tentu kami juga melihat bagaimana keberpihakan pembangunan ini kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu Calon Wakil Gubernur Kalteng Sri Suwanto menambahkan, bahwa ruang diskusi yang dikemas dalam berbagai bentuk pertemuan tidak sekadar untuk mengetahui apa saja yang akan dibuat pemerintah.

Namun tujuannya lebih kepada memberi ruang kepada siapapun termasuk generasi muda memikirkan terobosan untuk peningkatan perekonomian daerah.

“Visi misi semua pasangan itukan hampir sama, baik itu infrastrktur, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya itu ada regulernya. Tapi yang perlu mahasiswa catat untuk turut memerhatikan seluruh lini yang bisa menjadi potensi perekonomian daerah,” ucapnya.

Dikatakannya potensi yang ada di Kalteng sangat luar biasa, baik itu bidang kehutanan, perkebunan, petambangan, perikanan, dan lain sebagainya. Namun demikian potensi yang berkaitan dengan sumber daya alam (SDA) tidak selamanya bisa diperbaharui.

Oleh sebab itu perlu terobosan lain untuk menciptakan industri kreatif yang akan menopang pertumbuhan perekonomian masyarakat dan daerah. Hal kecil seperti inilah yang mesti menjadi perhatian semua pihak, termasuk mahasiswa yang ke depannya menghadapi berbagai tantangan.

“Mahasiswa ketika lulus tidak hanya memikirkan jadi pegawai terus menjadi birokrat, akan tetapi bagaimana juga memikirkan kegiatan industri kreatif, sehingga nantinya bisa memberi sumbangsih pembangunan daerah,” pungkasnya. (sho/fm)

Pos terkait