Radarsampit.com – Kebakaran hebat di Gang Merpati Ketapang menggegerkan warga Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu usai subuh (23/5/2026). Kobaran api yang muncul di kawasan permukiman padat membuat suasana mendadak panik saat sebagian besar warga masih berada di dalam rumah.
Peristiwa tersebut terjadi di Gang Merpati, Jalan Haji Imran. Api pertama kali terlihat membakar salah satu rumah warga sebelum akhirnya cepat membesar dan mengancam bangunan lain di sekitarnya. Kondisi rumah yang berdempetan membuat api dengan mudah merambat ke area sekitar.
Warga yang mengetahui adanya kebakaran langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Tidak sedikit warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga seperti sepeda motor, tabung gas, hingga perabot rumah tangga agar tidak ikut dilalap si jago merah.
Situasi di lokasi sempat mencekam. Dalam video yang beredar di media sosial dan diterima redaksi, terlihat kobaran api menyala terang di tengah kondisi lingkungan yang masih gelap selepas subuh. Asap hitam pekat juga tampak membumbung tinggi ke udara.
Terdengar pula suara warga yang meminta bantuan petugas pemadam kebakaran dan BPBD Kotim agar segera datang ke lokasi kejadian.
“Mohon bantuan pemadam kebakaran ke Gang Merpati, Jalan Haji Imran, depan SDN 1 dan SDN 3 Ketapang. Api terus membesar,” ujar seorang warga dalam rekaman video tersebut.
Sebelum petugas tiba, warga sempat melakukan pemadaman awal menggunakan ember dan alat seadanya. Beberapa relawan juga membantu membuka akses jalan agar mobil pemadam kebakaran bisa masuk lebih cepat ke kawasan permukiman yang cukup padat.
Kekhawatiran warga semakin meningkat lantaran api terus membesar dan berpotensi menjalar ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi. Selain faktor angin, kondisi bangunan yang berdekatan membuat proses penyebaran api berlangsung cukup cepat.
Tidak lama berselang, tim pemadam kebakaran bersama relawan akhirnya tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lainnya.
Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, proses pendinginan dilakukan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa. Langkah tersebut penting untuk mencegah kebakaran kembali muncul di area yang sudah terdampak.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah kerugian maupun kemungkinan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.








