Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah di Kotim

Stabilkan Harga Sekaligus Menyambut HUT Badan Pangan Nasional ke-3 Tahun

dkp kalteng 1
GERAKAN PANGAN MURAH : Kegiatan GPM yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim di Taman Kota Sampit langsung diserbu pembeli, Rabu (24/7/2024) pagi. (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Kota Sampit, Rabu (24/7/2024).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng Aster Bonawaty Mangkusari melalui Penanggungjawab Tim Dinas Ketahanan Provinsi Kalteng Rahmawati mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah ini bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) ke-3 tahun yang jatuh pada 29 Juli 2024.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah sudah dua kali diadakan bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim. Pertama diadakan awal tahun di dua lokasi di Kota Sampit dan ini merupakan kegiatan GPM yang kedua dirangkai dengan HUT Badan Pangan Nasional ke-3 tahun,” katanya.

dkp kalteng 2

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng menyediakan sejumlah komoditas pangan seperti bawang merah 80 kilogram seharga Rp 22 ribu per kg, bawang putih 80 kilogram seharga Rp 35 ribu per kg, gula 450 kg seharga Rp 16 ribu per kg, minyak goreng Fortune 500 liter Rp 16 ribu per liter, beras premium 8 ton seharga Rp 60 ribu per 5kg, beras SPHP Bulog 2 ton seharga Rp 62 ribu per 5 kg.

Adapula telur yang disediakan peternak lokal Kotim sebanyak 161 krat seharga Rp 50-55 ribu per krat dan telur bebek seharga Rp 80 ribu per krat yang disediakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim.

Minarti, Petani Sayur di Teratai 5 juga ikut membantu memasarkan hasil panen sejumlah petani dan ikut meramaikan Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan 20 ikat sawi seharga Rp 5 ribu per ikat, 20 ikat bayam seharga Rp 5 ribu per ikat.

Baca Juga :  Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga

Kemudian 20 ikat selada dengan harga Rp 5 ribu per ikat, 20 bungkus gambas seharga Rp 5 ribu per 1/2 kg, 20 bungkus terong seharga Rp 5 ribu per 1/2 kg, 10 ikat daun kelor seharga Rp 5 ribu per ikat, buncis, tomat, cabai hijau, cabai merah besar, cabai rawit 1 ons yang dikemas  dengan harga serba Rp 5 ribu per kap mika.

Adapula, pedagang yang ikut buka lapak di Gerakan Pangan Murah berjualan frozen food dan perbumbuan kemasan sachet yang dijual sesuai harga pasaran.

“Sejumlah komoditi pangan ini dibawa dari Palangka Raya yang langsung diperoleh dari distributor. Kecuali, beras itu disediakan Bulog, telur disediakan peternak Kotim dan sayur mayur disediakan petani lokal Sampit. Beberapa komoditi harganya sudah disubsidi Pemprov Kalteng dikisaran Rp 2.000-10.000 berbeda-beda tiap komoditi. Kecuali sayur mayur dan frozen food tidak ada disubsidi,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim Sepnita mengatakan selain dari kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim juga mengganggarkan dana untuk kegiatan serupa sebanyak 35 kegiatan selama setahun.

“Gerakan Pangan Murah di Kotim sudah dijadwalkan selama setahun sebanyak 35 kali kegiatan, dimulai Februari dan sudah dilaksanakan 18 kali kegiatan tersebar di 17 kecamatan Se-Kotim,” kata Sepnita.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat menstabilkan harga komoditas pangan dan mengendalikan inflasi di Kotim.

“Tujuan dari kegiatan ini pertama tentu menyediakan pangan murah untuk masyarakat. Karena, Kotim merupakan salah satu daerah yang menjadi titik pantau inflasi, sehingga kita berharap melalui gerakan pangan murah ini kita berusaha dapat mengendalikan angka inflasi di Kotim,” ujar Sepnita.

Sepnita mengatakan berdasarkan data infalasi year on year mencapai 2,51 persen atau berada diposisi urutan ke-73 se-Indonesia.

Pos terkait