SAMPIT, radarsampit.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah dengan mendatangkan produsen dan petani secara langsung di kantor instansi tersebut di Jalan Jenderal Sudirman.
”Sebenarnya dulu setiap Jumat pagi kami memberikan wadah lapak untuk para petani menjual hasil panennya di kantor. Kegiatan sempat ditiadakan dan sekarang kembali diadakan lagi. Insya Allah, setiap Jumat pagi kami akan mengadakan Pasar Tani di halaman kantor,” kata Sepnita, Kepala DPKP Kotim, Jumat (16/8/2024).
Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani ini diselenggarakan sebagai upaya Pemkab Kotim mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan di Kotim.
”Melalui kegiatan ini, kami harapkan dapat mengendalikan inflasi. Sampit menjadi salah satu daerah titik pantau inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Sepnita.
Sepnita juga memastikan sejumlah komoditas pangan yang disediakan dijual dengan harga terjangkau.
”Komoditas yang disediakan didatangkan langsung dari produsen dan hasil panen petani, sehingga harga jualnya lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Bagi masyarakat yang ingin berbelanja dengan harga yang terjangkau, bisa datang langsung ke halaman kantor DPKP Kotim setiap Jumat pagi,” ujarnya.
Sekretaris DPKP Kotim Permata Fitri mengatakan, dalam kegiatan itu, Pemkab Kotim hanya memfasilitasi kelompok tani dengan menyediakan lapak untuk berjualan tanpa memberikan subsidi.
”Gerakan Pangan Murah kali ini tidak ada subsidi dari pemerintah daerah, tetapi kami hanya mendatangkan produsen dan kelompok tani untuk menyediakan wadah lapak untuk para petani menjual hasil panennya dengan harga lebih murah,” kata Permata Fitri.
Adapun komoditas yang disediakan, bawang merah sebanyak 60 kg dijual seharga Rp20 ribu per kg, bawang putih sebanyak 40 kg seharga Rp35 per kg, gula sebanyak 150 kg seharga Rp16.500 per kg, beras sebanyak 1 ton seharga Rp60 ribu per 5 kg, dan minyak goreng disediakan 300 liter seharga Rp14.500 per liter.
Selain itu, telur ayam ras 80 krat seharga Rp50 ribu per krat dan telur bebek sebanyak 20 krat seharga Rp85 ribu per krat.
”Untuk telur disediakan langsung dari hasil ternak UPTD Balai Pembibitan Ternak di Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Khusus penjualan hari ini, dalam rangka menyambut HUT RI Ke-79 tahun, telur bebek dijual seharga Rp79.900 per krat,” katanya.
Adapula hasil panen dari Kelompok Tani (Poktan) Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang disediakan, yakni timun lalap sebanyak 30 kg seharga Rp10 ribu per kg, kangkung, sawi, bayam cabut, bayam potong, masing-masing 20 ikat seharga Rp5 ribu per ikat.
Selanjutnya, selada disediakan 25 ikat seharga Rp5 ribu per ikat, tomat sebanyak 22 kg seharga Rp8 ribu per kg, cabe hijau 4 kg seharga Rp20 ribu per kg, pisang kepok sebanyak 18 kg seharga Rp6 ribu per kg, pare sebanyak 20 kg seharga Rp12 ribu per kg.
Kemudian, timun sebanyak 30 kg seharga Rp 8ribu per kg, brokoli sebanyak 18 kg seharga Rp30 ribu per kg, cabe merah besar sebanyak 10 kg seharga Rp40 ribu per kg, dan pare besar sebanyak 20 kg seharga Rp10 ribu per kg.
Dari Kelompok Tani Kelurahan Tanah Mas juga menyediakan produk makanan ringan seperti keripik kelakai, madu kelulut, cermai, jamu, bawang merah goreng, bibit seledri yang dijual dengan harga di kisaran Rp10-15 ribu per pcs.
Ada pula hasil panen buah dari Poktan Kelurahan Mentaya Hilir Utara yang menyediakan 300 kg semangka seharga Rp4 ribu per kg, melon 300 kg seharga Rp10 ribu per kg, tomat hijau sebanyak 70 kg seharga Rp10 ribu per kg.








