Radarsampit.com – Pembalap Aprilia, Jorge Martin, akhirnya buka suara terkait reaksinya yang sempat emosional setelah balapan MotoGP Catalunya 2026. Dalam pernyataannya, Martin mengaku menyesali sikapnya di garasi tim dan telah meminta maaf secara langsung kepada manajemen Aprilia usai balapan berlangsung.
Insiden yang memicu emosi Jorge Martin terjadi saat restart terakhir MotoGP Catalunya 2026. Pembalap asal Spanyol itu bersenggolan dengan sesama rider Aprilia, Raul Fernandez, pada lap pertama restart ketika dirinya tengah berada di posisi kedua.
Kontak antarkedua motor membuat Martin terjatuh dan kehilangan peluang untuk bersaing memperebutkan kemenangan. Sementara Raul Fernandez masih bisa melanjutkan balapan, Martin harus kembali ke lintasan dari posisi belakang.
Dilansir dari Crash, Senin (18/5), Jorge Martin mengakui dirinya tidak mampu mengontrol emosi setelah insiden tersebut. Kekecewaan besar karena kehilangan kesempatan finis di depan membuatnya bereaksi berlebihan saat kembali ke garasi Aprilia.
Setelah memarkir motor RS-GP miliknya di depan pit box, Martin terlihat memberikan tepuk tangan bernada sindiran. Reaksi itu langsung menjadi sorotan paddock MotoGP karena menunjukkan rasa frustrasi yang cukup besar.
Manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, bersama Massimo Rivola kemudian mencoba menenangkan Martin di dalam garasi. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya pembalap tersebut mulai lebih tenang.
Tak lama setelah suasana mereda, Jorge Martin memilih mengambil langkah dewasa dengan mendatangi Paolo Bonora untuk meminta maaf secara langsung. Martin mengaku merasa tindakannya tidak pantas dilakukan di depan tim yang sudah bekerja keras sepanjang akhir pekan balapan.
Pembalap Spanyol itu bahkan menyebut dirinya sengaja mencari Bonora hingga ke kantor tim demi menyampaikan permintaan maaf secara pribadi.
Meski gagal meraih hasil maksimal, Martin tetap menilai performanya di MotoGP Catalunya 2026 cukup kompetitif. Sebelum kecelakaan terjadi, dirinya merasa memiliki kecepatan yang mampu membawanya bersaing di barisan depan.






