PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Kecelakaan lalu lintas yang menimpa rombongan calon siswa Tamtama TNI asal Palangka Raya di Kalimantan Barat menyisakan duka. Korem 102/Panju Panjung turut berbela sungkawa mendalam atas insiden yang menelan korban jiwa itu.
Mewakili Korem, Kapenrem 102/Pjg Kapten Inf Joko Sudibjo, menyampaikan duka mendalam dan harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
”Kami sampaikan turut berduka cita atas kejadian ini. Namun, kami tegaskan bahwa insiden kecelakaan itu human error. Pengecekan sudah dilakukan dan rombongan menggunakan jasa pihak ketiga atau travel,” ujar Kapten Joko saat dikonfirmasi, Rabu (2/7/2025).
Dia menegaskan, pihaknya selalu menekankan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan. Termasuk dalam proses pengiriman calon prajurit ke lokasi pendidikan.
”Kami selalu mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas utama dalam berlalu lintas. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga dan tidak terulang kembali,” katanya.
Kapenrem menuturkan, insiden itu telah ditangani sepenuhnya pihak kepolisian setempat di Kalimantan Barat. Korem terus memantau perkembangan kasus tersebut dan memastikan tidak ada kelalaian dari pihaknya dalam proses pemberangkatan.
Sebelumnya diberitakan, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat bus yang dikemudikan Joko Haryanto (42) melaju dari arah Tayan menuju Pontianak.
Bus yang membawa rombongan penumpang calon siswa tamtama asal Makorem Panju Panjung Palangka Raya ini diduga melaju dengan kecepatan tinggi di ruas jalan lurus yang gelap dan minim penerangan.
”Tiba-tiba bus oleng ke kanan dan menyerempet bagian depan truk yang datang dari arah berlawanan. Karena panik, sopir membanting setir ke kiri hingga menabrak sebuah warung di bahu jalan,” ujar Ade, Selasa (1/7) di Sungai Ambawang.
Warung yang tertabrak bus saat itu dalam keadaan cukup ramai. Salah satu pengunjung, Adi Try Ramadhan (28), yang sedang duduk santai, tertabrak badan bus dan meninggal di tempat.
Korban diketahui merupakan warga Jalan Adisucipto, Gang Cempaka, Parit Baru, Sungai Raya. Jenazahnya telah dievakuasi ke Puskesmas Ambawang untuk proses lebih lanjut.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan dua orang luka-luka, yaitu sopir bus Joko Haryanto dan salah satu penumpang bernama Zaki Mubarak (20), pelajar asal Kotawaringin Barat.
Keduanya dirawat di RS Kartika Husada untuk mendapatkan penanganan medis. Tak hanya itu, lima sepeda motor yang terparkir di depan warung juga ringsek tertabrak bus, menambah kerugian materi akibat insiden ini.
Usai kecelakaan, truk yang disenggol bus tersebut langsung melarikan diri dari lokasi. Identitas truk masih belum diketahui. Polisi terus melakukan upaya pencarian dengan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan.
”Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan berupaya mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk melacak keberadaan truk tersebut,” ujar Ade. (daq/ash/jpg/ign)








