SAMPIT, radarsampit.com – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tak menaruh ekspektasi tinggi kepada peserta saat melepas kafilah Kotim mengikuti kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH) ke-31 Kalteng yang diselenggarakan di Pangkalan Bun. Siapa sangka peserta MTQH Kotim mampu meraih juara II dalam ajang MTQH ke-31. Perasaan bangga itu diungkapkan Bupati Kotim Halikinnor saat menyambut kedatangan kafilah MTQH Kotim di aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kotim, Sabtu (25/11) siang.
“Waktu itu Jumat (17/11/2023) saat melepas keberangkatan peserta MTQGH saya tidak menargetkan apa-apa dan hanya mengingatkan untuk jaga kesehatan dan tampil dengan maksimal. Dari laporan yang saya terima, kafilah MTQH Kotim meraih juara umum kedua setelah Kotawaringin Barat,” kata Halikinnor, Sabtu (25/11/2023).
Bahkan, perolehan nilai antara Kobar dan Kotim pun sama-sama 61. “Mungkin ada pertimbangan lain ditambah Kobar tuan rumah, kita memahami dan setuju saja. Ini membuktikan pembinaan sudah dilakukan, tinggal beberapa cabang yang perlu dibina dan dilatih, kedepannya bisa menjadi juara umum,” katanya.
Halikinnor juga memberikan apresiasi kepada peserta MTQH Kotim terutama peserta bernama Ahmad Mursyadi (16) yang menjadi juara I dari total tujuh peserta yang mengikuti cabang lomba hafalan tahfidz quran 30 juz. Mursyadi didampingi ayahnya, Abdul Murad, menyempatkan berfoto bersama Bupati Kotim Halikinnor.
Ahmad Mursyadi menghafal Alquran sejak usia 8 tahun, saat ini ia masih duduk di kelas 1 SMA di Pondok Pesantren Ahmad Daniyah, Samuda.
“Usia 16 tahun masih mudah sudah hafal 30 juz itu luar biasa. Nanti kalau mau melanjutkan sekolah dimana saja, biar ditanggung pemerintah. Selamat bagi para peserta yang menang dan yang belum juara jangan berkecil hati dan tetap berlatih dengan tekun,” katanya.
Pimpinan Kafilah Kotim MTQH ke-31 Burhanuddin melalui Wakil Pimpinan Kafilah Kotim Sublianur mengatakan, ada 48 peserta yang telah mengikuti sembilan cabang dan 26 golongan pada MTQ danHadist Kalteng Tahun 2023, antara lain Seni Baca Al-quran, Qira’atus Sab’ah, Hafalan Al Qur’an, Tafsir Al Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Seni Kaligrafi Al Qur’an, Karya TulisI lmiah Al Qur’an Putra danPutri, serta Hadist Nabi.
“Semua peserta MTQH Kotim semua mengikuti sembilan cabang lomba, hanya saja tidak mengikuti semua golongan seperti mujawab remaja putra putrid, hafalan 500 hadist, hafalan 30 juz putri yang tidak diikuti karena belum ada pesertanya,” kata Sublianur.
Dari SK Dewan Hakim MTQH 31 Kalteng Tahun 2023 tentang penetapan peserta terbaik I,II,III dan harapan serta juara umum pada MTQH Kalteng Tahun 2023 yang ditandatangani pada 24 November 2023 oleh Ketua Dewan Hakim MTQH XXXI Provinsi Kalteng Khairil Anwar dan Sekretarisnya Yusi Abdhian menetapkan Kotawaringin Barat sebagai juara 1 umum dengan perolehan skor 61, Kotim juara 2 dengan perolehan skor 61 dan juara III diperoleh Barito Utara dengan skor 50.
“Setiap peserta yang meraih juara 1 mendapatkan lima poin, juara 2 tiga poin dan juara 3 satu poin. Perelahan nilai Kotim dan Kobar sama-sama 61, namun diputuskan dan ditetapkan Kobar yang meraih juara umum karena beberapa pertimbangan,” tandasnya. (hgn/yit)








