Mal Pelayanan Publik Sediakan Listrik 105 kVA, Jaringan Internet Sudah Stabil

mal pelayanan publik
TINGKATKAN PELAYANAN: Mal Pelayanan Publik Habaring Hurung terus berbenah dengan meningkatkan pelayanan. (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Demi memberikan pelayanan maksimal, Mal Pelayanan Publik Habaring Hurung telah menggunakan unit gardu bergerak milik PLN Area Palangka Raya atau biasa disebut mobil listrik multiguna berkapasitas 105 kVA. Penggunaan mobil listrik itu menelan biaya Rp136 juta per bulan.

”Penggunaan daya tidak dibatasi. Berapa pun penggunaan per hari bayarnya tetap Rp136 juta per bulan,” kata Imam Subekti, Kepala DPM PTSP Kotim, Rabu (8/2).

Bacaan Lainnya

Listrik multiguna terpaksa digunakan karena jaringan listrik 345 kVA di Mal Pelayanan Publik belum terpasang. ”Kami sudah mengajukan pemasangan jaringan listrik dari 19 Desember 2022. Kubikelnya belum siap, kami masih menunggu kesiapan dari teknisi PLN Palangka Raya. Sementara menunggu jaringan listrik terpasang, MPP menggunakan listrik multiguna yang dibayar per bulan untuk menunjang pelayanan lebih maksimal,” ujarnya.

Adanya listrik multiguna, lanjutnya, penggunaan pendingan ruangan dan lift sudah dapat difungsikan maksimal. ”Total ada 113 pendingin ruangan, tetapi yang bisa dihidupkan hanya 70-80 AC, karena listriknya belum mampu. MPP sudah dilengkapi genset berkapasitas 345 kVA, sehingga lift belum dapat diuji coba dan difungsikan. Apabila menggunakan genset tegangan listrik dikhawatirkan tidak stabil yang dapat mempengaruhi mesin pada lift ketika dinyalakan,” ujarnya.

Kendati demikian, setelah adanya mobil listrik multiguna yang sudah diaktifkan per 8 Februari 2023, maka penggunaan AC dapat dihidupkan maksimal dan lift dapat diuji coba dan difungsikan segera.

”Penerangan dan pendingin ruangan sudah dapat dinyalakan maksimal setelah menggunakan listrik multiguna. Lift akan segera diuji coba dan dalam waktu dekat, Insha Allah dapat difungsikan,” ujarnya.

Bangunan megah MPP yang tadinya kurang terang ketika malam hari, sekarang sudah terang. ”Listrik multiguna sudah terpasang, mulai mala mini sudah bisa menyala 24 jam. Semoga ini dapat memberikan kelancaran terhadap pelayanan publik, kinerja meningkat dan dapat memberikan kenyaman terhadap pengunjung,” ujarnya.

Titi Setiyowati, Kepala Seksi Pengelolaan Data dan Sistem Informasi DPMPTSP Kotim menambahkan, jaringan internet yang sempat dikeluhkan di Mal Pelayanan Publik kini sudah stabil dan lancar.

”Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Namanya Mal Pelayanan Publik baru diresmikan 7 Januari 2023, sehingga jaringan internet masih perlu di-setting untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran dalam memberikan pelayanan. Sekarang jaringan internet sudah stabil, apabila masih ada kendala kami meminta 32 penyelenggara layanan yang ada di MPP melaporkan ke kami sehingga dapat segera kami lakukan pengecekkan dan perbaikan,” ujar Titi. (hgn/ign)

Pos terkait