SAMPIT, radarsampit.com – SMAN 1 Sampit sukses melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung selama tiga hari, yakni 9 – 11 Juli 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Sampit dan halaman SMAN 1 Sampit.
Kegiatan ini diawali dengan Pra MPLS pada tanggal 7 – 8 Juli 2025 yang diselenggarakan di halaman sekolah.
Sebanyak 445 peserta didik baru yang terbagi ke dalam 12 rombongan belajar (kelas XA hingga XL) mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.

Pra MPLS dan MPLS disusun secara sistematis dan edukatif, bertujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah, membangun karakter positif, serta mempersiapkan peserta didik menghadapi jenjang pendidikan menengah atas.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi penting, antara lain: Materi Falsafah huma betang disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1 Sampit M Darma Setiawan, materi kurikukum SMAN 1 Sampit beserta profil kelulusan penambahan motivasi dan semangat disampaikan Wakasek Kesiswaan Hastri Noviana, materi Intoleransi dan Radikalisme oleh Polres Kotim, materi wawasan wiyata mandala oleh Fraw Siwi Uswatun Hastari, materi aku anak Indonesia hebat, lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan oleh Tinduh, materi eksplorasi, menghubungkan minat dan bakat oleh Christina Eka Armawati, dan materi dapodik oleh Ahmad Noor.
Kegiatan ini juga disemarakkan dengan penampilan lagu-lagu nasional dan daerah, seperti mars smansa, mars habaring hurung, mars Kalteng makin berkah, isen mulang, tanah air, satu nusa satu bangsa dan lainnya.

Selain itu juga ditampilkan demo berbagai kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1 Sampit, serta berbagai kegiatan kreatif seperti ice breaking , games dan lomba yel-yel bertema anti kekerasan dan bullying yang membangun semangat kebersamaan dan toleransi antar siswa.
Ketua Panitia MPLS SMAN 1 Sampit Tinduh menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, namun juga membentuk karakter mereka sejak awal.
“Melalui MPLS, kami berharap siswa baru dapat mengenal nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan disiplin. Materi yang disampaikan dirancang untuk mendukung pengembangan pribadi dan sosial peserta didik, sekaligus memberi mereka pemahaman awal mengenai budaya belajar di SMANSA,” ujarnya.
Kepala SMAN 1 Sampit M. Darma Setiawan turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan MPLS tahun ini.
“MPLS tahun 2025 ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin tahunan. Kami ingin membentuk iklim sekolah yang ramah, aman, dan inspiratif. Para siswa baru adalah generasi penerus yang perlu dibimbing dengan pendekatan yang menyenangkan dan bermakna sejak hari pertama mereka di sekolah ini,” tuturnya.
Ia juga menambahkan pentingnya kolaborasi antara guru, panitia, dan peserta didik dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Salah satu peserta MPLS SMAN 1 Sampit Tahun 2025, Muhammad, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya sangat senang bisa ikut MPLS di SMAN 1 Sampit. Kegiatannya seru, banyak teman baru, dan saya jadi tahu lebih banyak tentang sekolah ini. Semoga saya bisa aktif ikut ekskul dan belajar lebih baik ke depannya,” ucapnya penuh semangat.
MPLS SMAN 1 Sampit Tahun 2025 menunjukkan bahwa pengenalan sekolah dapat dilakukan dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya secara positif dan siap menghadapi tantangan akademik serta non-akademik selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Sampit. (ton/soc)








