SAMPIT, radarsampit.com – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah melaksanakan donor darah massal dalam rangka pengesahan warga PSHT baru yang akan dilantik 27 Juli di Werra Resort Hotel Sampit.
“Sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya anggota warga PSHT baru di Kotim yang akan dilantik 27 Juli 2024 bulan depan. Kami melaksanakan donor darah di UDD PMI yang diikuti 309 pendaftar,” kata Susanto Ketua PSHT Cabang Kotim saat diwawancarai Radar Sampit, Sabtu (29/6/2024).
Anggota warga baru yang nantinya akan dilantik berjumlah 784 orang. Mereka yang akan dilantik telah melalui tahapan seleksi yang dilaksanakan pada 22-23 Juni 2024 lalu.
“Dari 1.500 pendaftar, yang lolos seleksi dan siap dilantik ada 784 orang. Sementara yang lain tidak lolos seleksi karena beberapa faktor dilihat dari kesehatan fisik, keaktifan, pemahaman senam jurus, mental kepribadian dan umur minimal perempuan 15 tahun dan laki-laki 16 tahun,” ujar pria berpangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA) Kepala Unit (Kanit) Pengamanan Objek Vital Polres Kotim.
Untuk diketahui, mulanya PSHT bukanlah organisasi silat melainkan sebuah perkumpulan bernama Sedulur Tunggal Kecer yang didirikan oleh Ki Ageng Ngabehi Soerodiwirjo pada 1903.
Namun, dalam perkembangannya dibentuk organisasi Setia Hati Pemuda Sport Club (SH PSC) yang sekarang berubah PSHT yang didirikan di Desa Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur pada tahun 1922 oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo (1888 – 1952), seorang pahlawan Perintis Kemerdekaan RI.
Kini PSHT sudah berkembang di 300 cabang Se-Indonesia dan di 37 negara. Sedangkan, PSHT di Kotim baru masuk pada tahun 1987 dan disahkan pada tahun 1988 yang sekarang sudah memiliki 26 cabang tersebar di Kotim dengan jumlah 25.000 warga PSHT Kotim.
“Ketua cabang pertama alm Sudomo Abdul Fatah, kemudian digantikan Dandun, ketiga digantikan Nandung dan keempat saya,” ucap Susanto yang sudah menjadi Ketua PSHT Cabang Kotim sejak tahun 2017 hingga sekarang.
Susanto berharap kegiatan donor massal yang rutin digelar setiap tahun ini dapat menumbuhkan semangat anggota warga PSHT yang baru agar memiliki jiwa sosial membantu sesama dengan cara mendonorkan darahnya untuk sesama manusia yang membutuhkan.
“Kalau saya pribadi rutin tiap beberapa bulan sekali donor darah. Untuk kegiatan donor darah massal ini setiap tahun sekali biasanya saat pengesahan anggota baru. Pendaftar yang donor hari ini ada 309 ifu calon anggota PSHT yang baru, belum termasuk anggota PSHT yang lama yang juga ikut donor darah,” katanya.
Kepala UDD PMI Kotim dr Aldila Tiurmawati Lumban Gaol melalui Humas UDD PMI Kotim Seniwantoko mengatakan PSHT Kotim merupakan organisasi bela diri yang rutin melakukan donor darah massal.
“Kalau dikalangan organisasi perkumpulan bela diri, PSHT Kotim paling banyak yang melaksanakan donor dan rutin setiap setahun sekali. Tahun lalu ada 150 yang bisa donor, tahun ini ada 309 pendaftar tetapi tidak semuanya bisa mendonor. Dilihat dari tekanan darahnya,Hemoglobinnya, berat badan minimal 45 kg dan beberapa syarat lainnnya. Sehingga beberapa pendaftar tadi tidak disarankan mendonor karena ada yang tekanan tinggi dan Hbnya rendah,” tandasnya. (hgn)








