Radarsampit.com – Satu lagi amunisi baru hadir dari Suzuki di pasar roda dua Tanah Air. Pabrikan berlogo “S” itu resmi memperkenalkan motor matic terbaru Suzuki Access 125 di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025. Skuter matik bergaya retro ini menjadi simbol kombinasi antara desain klasik yang elegan dengan teknologi modern yang efisien dan ramah lingkungan.
Suzuki Access 125 bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga pernyataan gaya hidup bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan, kepraktisan, dan penampilan berkelas di tengah mobilitas perkotaan yang semakin padat.
Desain Elegan, Sentuhan Retro yang Kental
Suzuki membawa nuansa retro yang kuat pada Access 125. Dari tampilan depan hingga buritan, motor ini memancarkan gaya klasik yang berpadu manis dengan elemen modern. Desain bodinya membulat dengan lekukan halus yang memberi kesan premium.
Sentuhan aksen krom di beberapa bagian menambah karakter elegan. Lampu utama sudah berteknologi LED dengan bentuk menyerupai huruf “U”, memberi identitas khas sekaligus pencahayaan optimal saat malam hari.
Dimensinya pun proporsional untuk skutik harian. Suzuki Access 125 memiliki panjang 1.835 mm, lebar 690 mm, tinggi 1.155 mm, dengan jarak sumbu roda 1.260 mm. Ground clearance-nya 160 mm, dan tinggi jok hanya 770 mm, nyaman bagi pengendara dengan postur tubuh Asia.
Dari sisi ergonomi, posisi duduk terasa rileks dan natural. Desain setang tinggi serta jok empuk memastikan kenyamanan maksimal untuk perjalanan jarak dekat maupun jauh.
Mesin Efisien dengan Teknologi Suzuki Eco Performance
Masuk ke jantung pacu, Suzuki Access 125 mengandalkan mesin SOHC 124 cc, berpendingin udara, satu silinder, yang sudah dibekali teknologi Suzuki Eco Performance (SEP).
Teknologi ini dirancang untuk memberikan performa optimal dengan efisiensi bahan bakar tinggi, sekaligus menekan emisi gas buang agar lebih ramah lingkungan.
Daya maksimum yang dihasilkan mencapai 6,2 kW, dengan torsi puncak 10,2 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi CVT yang halus dan responsif, ideal untuk melibas padatnya lalu lintas kota.








