PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi korban keisengan oknum warga yang mempergunakan nomor hotline daruratnya, sebagai alamat penerima paket.
Sontak kejadian tersebut membuat geram Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, lantaran hotline darurat Damkar adalah nomor penting yang sengaja disebar untuk kedaruratan dan bukan untuk kepentingan yang lain, apalagi untuk iseng-iseng.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat Dwi Agus Suhartono mengatakan, paket Cash On Delivery (COD) yang menyasar ke alamat mereka itu, lengkap tertulis dengan alamat Mako Damkar dan nomor hotline resmi Damkar.
“Nama di paket tersebut tidak dikenali oleh personel Damkar. Nomor hotline pemadam kebakaran seyogyanya hanya untuk nomor layanan kedaruratan dan tidak boleh dibuat main-main,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).
Menurutnya, nomor hotline darurat tersebut sengaja disebarluaskan kepada masyarakat untuk mempermudah menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran bila terjadi kedaruratan atau hal yang sifatnya sangat mendesak.
Dwi menilai, tindakan yang dilakukan oleh oknum itu tidak hanya menganggu sistem pelayanan publik tetapi juga berpotensi menghambat penanganan kedaruratan.
“Jika bersamaan terjadi kedaruratan, sementara personel sibuk melayani paket misterius yang bukan milik mereka, tentu akan beresiko terhadap respon cepat damkar menuju ke lokasi kejadian,” bebernya.
Ia berharap masyarakat lebih menghargai dan menjaga nomor darurat yang telah disediakan, dan jangan disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak ada hubungannya dengan tugas kemanusiaan. Apalagi sampai mengatasnamakan alamat Mako Damkar.
“Sekali lagi, saya atas nama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar memohon dengan sangat kepada semua netizen, jangan main-main dengan hotline darurat. Mari kita jaga bersama demi keselamatan dan keamanan kita semua di Bumi Marunting Batu Aji,” pungkasn Dwi Agus Suhartono. (tyo)








