Ternyata Ini Pemicu Buruh Serabutan Nekat Rampok Kios Perbankan di Palangka Raya

rampok kios perbankan
DIRINGKUS: Tersangka perampokan agen perbankan di Palangka Raya saat digiring petugas, Jumat (26/9).

PALANGKA RAYA, radarsampit.com –  Suasana mencekam terjadi di Jalan Rajawali pada Senin (22/9) pagi. Seorang buruh serabutan berinisial SU memilih jalan pintas untuk melunasi utangnya. Sebuah palu, dua tas, dan kerudung tertinggal di lokasi sebagai bukti bisu tindak kejahatan yang dilakukannya.

Demi menebus motor milik mertua dan menutup tunggakan koperasi, SU tega menganiaya penjaga kios hingga mengalami luka parah, lalu kabur dengan membawa uang Rp13 juta.

Namun pelariannya tidak berlangsung lama. Tim Satreskrim Polresta Palangka Raya berhasil menangkap SU di rumahnya di Jalan Mutiara pada Rabu (24/9/2025) malam. Polisi turut mengamankan tiga unit ponsel dan uang tunai Rp500 ribu, sisa dari hasil rampokan.

Wakasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Iptu Affan Efendi Batu Bara, bersama Kanit Jatanras Iptu Helmi, menjelaskan bahwa motif utama aksi tersebut adalah jeratan utang yang menekan tersangka.

“Tersangka mengaku terpaksa melakukan perampokan karena terlilit utang cukup besar. Kini ia sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara,” kata Affan, Jumat (26/9/2025).

Korban, Nabella (27), yang sedang berjaga di kios BRI-Link, menjadi saksi paling tragis. Pukulan palu menghujam bahu lalu kepala.

Akibatnya, ada tiga jahitan di kening, empat jahitan di daun telinga, dan satu jahitan di bagian dalam telinga. Luka fisik itu dibarengi trauma psikologis.

Affan merinci bagaimana SU sampai merencanakan perampokan itu. Terdesak oleh kedatangan penagih utang di rumahnya, SU kerap mengungsi dan beristirahat di beberapa masjid, termasuk Masjid Al-Muhajirin di Jalan Antang.

Dari situ, ia mengalihkan pandangannya ke kios BRI-Link yang menurutnya “peluang”. Lalu menyusun rencana jahatnya.

Sekitar pukul 06.45 WIB, SU membawa palu milik tetangganya dan menumpang ojek online menuju Jalan Rajawali. Sekitar 500 meter sebelum lokasi, ia turun dan melanjutkan dengan berjalan kaki.

Baca Juga :  Lama di Toilet, Ternyata Napi Ini Gantung Diri

Saat tiba, ia berpura-pura hendak menarik uang meski penjaga menyatakan kios belum buka.

Pos terkait