WOW!!! Tiga Ton Migor Disiapkan untuk Doorprize Vaksinasi, Ada Hadiah Motor

Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar vaksinasi Covid-19 dengan nama Vaksinasi Massal Super Presisi di Taman Kota Sampit
ADA HADIAHNYA: Kapolres Kotim AKBP Sarpani memantau kegiatan Vaksinasi Massal Super Presisi yang dilaksanakan di Taman Kota Sampit, Senin (14/3). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar vaksinasi Covid-19 dengan nama Vaksinasi Massal Super Presisi di Taman Kota Sampit. Untuk menarik minat warga, pada kegiatan yang dilaksanakan sejak 13 – 18 Maret itu, Polres menyediakan hadiah doorprize menarik berupa sepeda, minyak goreng, dan lainnya.

Pelayanan dibuka sejak pukul 08.00-17.00 WIB. Minyak goreng yang disediakan untuk hadiah berupa kemasan 1 liter merk M & M, tiga bingkisan parsel, 6 sepeda, 2 dispenser, 4 kipas angin, beras kemasan 5 kg sebanyak 200 sak, sirup, snack, perlengkapan alat tulis, peralatan kebersihan, peralatan dapur, peralatan kesenian, dan hadiah utama 1 unit kendaraan motor.

Bacaan Lainnya

”Untuk minyak goreng kami siapkan kurang lebih tiga ton kemasan satu liter. Ini kami siapkan tergantung jumlah masyarakat yang hadir mengikuti vaksin. Setiap hari paling tidak kami akan siapkan ¾ dari jumlah masyarakat yang hadir,” kata Kapolres Kotim AKBP Sarpani saat ditemui Radar Sampit, Senin (14/3).

Dalam memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19, Polres Kotim melibatkan 26 tenaga kesehatan Bhayangkari, termasuk perawat dan Polwan yang turut membantu vaksinasi Covid-19. Adapun vaksin yang digunakan merk Sinovac dan Cocovac.

”Sasaran layanan vaksinasi Covid-19 ditujukan untuk masyarakat yang belum menjalani vaksin dosis 1 dan dosis 2. Setelah masyarakat selesai divaksin, bisa langsung mengambil kupon undian. Apabila beruntung, akan mendapatkan hadiah doorprize yang sudah kami sediakan. Kalaupun tidak beruntung, tetap kami berikan snack. Sudah ada masyarakat yang beruntung mendapatkan sepeda, dispenser, dan kipas angin,” katanya.

Sarpani menuturkan, sejak dibukanya vaksinasi Covid-19 super presisi, pihaknya telah melayani 1.426 dosis. Dari pagi hingga Senin (14/3) siang, masyarakat yang telah divaksin tercatat sebanyak 402 dosis.

”Kegiatan ini awalnya hanya sehari, namun jam tiga sore cuaca hujan dan masih banyak masyarakat yang belum divaksin, sehingga belum ada yang beruntung mendapatkan hadiah utama. Kami putuskan layanan vaksinasi gotong royong secara massal ini dilanjutkan sampai Jumat. Apabila masih belum ada yang beruntung mendapatkan hadiah utama dan hadiah lainnya belum habis, kemungkinan layanan vaksinasi kami perpanjang sampai Minggu (20/3),” katanya.

Sarpani menuturkan, vaksinasi massal itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan percepatan program vaksinasi. Selain itu, juga bertujuan agar masyarakat memiliki daya imun yang kuat dan siap menyambut Ramadan 1443 Hijriyah.

”Kami mengharapkan dengan mempercepat persentase program vaksinasi Covid-19, masyarakat Kotim memiliki daya imun yang tinggi, sehingga memasuki Ramadan, Kotim diharapkan bisa turun dari level 3 ke level 2, sehingga kebijakan PPKM bisa dilonggarkan,” katanya.

Menurutnya, dengan mendukung dan membantu pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi Covid-19, dapat  menciptakan suasana yang kondusif. Kekhawatiran terhadap penularan yang merujuk pada kasus kategori sedang hingga kategori berat dapat diantisipasi.

”Kebijakan kelonggaran PPKM itu tolok ukurnya pencapaian vaksinasi. Semakin sempurna persentase masyarakat yang sudah melaksanakan vaksin, maka kemungkinan pemerintah untuk menurunkan level dapat dilakukan. Kepolisian juga akan sedikit terbantu, karena selama ini masyarakat juga merasa jenuh dengan pembatasan aktivitas. Kami semua mengharapkan selama puasa hingga Lebaran, masyarakat bisa beribadah dengan lancar tanpa pembatasan ekstra ketat, karena sebagian besar daya imun masyarakat  sudah semakin kuat dari bahaya virus dengan harapan angka penularan Covid-19 bisa ditekan,” pungkasnya. (hgn/ign)

Pos terkait