Akhirnya Ambil Alih Kasus Yosua, Bareskrim: Supaya Efektif dan Efisien

brigadir yosua antara
Kerabat memegang foto almarhum Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J saat pemakaman kembali jenazah setelah autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022). Autopsi ulang yang berlangsung selama enam jam itu dilakukan atas permintaan keluarga dalam mencari keadilan dan pengungkapan kasus. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp.)

RadarSampit.com – Setelah sempat berputar-putar proses penanganannya di Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri akhirnya mengambil alih penanganan kasus dugaan pelecehan dan penodongan senjata oleh Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan penanganan kasus Yosua sebagai terlapor ditarik ke Bareskrim Polri untuk efektivitas dan efisiensi penanganan perkara.

“Ya (ditarik) dijadikan satu agar efektif dan efisien dalam manajemen sidiknya,” kata Dedi dikonfirmasi melalui pesan instan di Jakarta, Minggu (31/7).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya ada tiga laporan polisi terkait Yosua yang ditangani oleh Polri.

Dua laporan yakni dugaan pelecehan dan penodongan senjata terhadap Putri Candrawathi, istri Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo yang awal mulanya ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan, kemudian ditarik ke Polda Metro Jaya. Penarikan kasus ini diinformasikan pada Selasa (19/7).

Baca Juga :  GAPKI Minta Pemkab Kobar Segera Bersikap

Kemudian laporan polisi yang dilayangkan oleh Keluarga Yosua melalui kuasa hukumnya tentang dugaan pembunuhan berencana pada Senin (18/7).

Kini, kedua laporan yang ada di Polda Metro Jaya ditarik ke Bareskrim Polri mulai Jumat (29/7).

Terkait dua laporan yang ditarik dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim Polri, Dedi mengatakan penyidikan tetap melibatkan penyidik dari Polda Metro Jaya (PMJ) dan Polres Metro Jakarta Selatan masuk dalam tim penyidik tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Namun penyidik PMJ, Jaksel tetap masuk dalam tim sidik timsus,” ujarnya.

Pos terkait