Menurut laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat, kebakaran dipicu ledakan yang berasal dari MCB (Miniature Circuit Breaker) unit AC di salah satu kamar. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Noraini, yang saat kejadian berada di dapur.
Noraini mendengar suara ledakan keras dari arah kamar. Saat dicek, ia melihat AC telah terbakar dan bagian melelehnya mengenai kasur sehingga api cepat membesar.
Mengetahui kondisi tersebut, ia langsung menghubungi petugas Damkar melalui pesan WhatsApp. Regu I Damkar Kobar kemudian bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 07.13 WIB dan segera melakukan pemadaman,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dwi Agus Suhartono.
Berkat respons cepat tim, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 37 menit. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan, pendataan, serta memastikan lingkungan sekitar dalam kondisi aman.
Dwi Agus mengapresiasi kesigapan petugas dan dukungan lintas instansi dalam penanganan kebakaran tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.
“Kejadian ini mengingatkan kita untuk lebih waspada, terutama terhadap perangkat listrik yang berpotensi korsleting,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden itu. Satu unit rumah mengalami kerusakan ringan. Penanganan kebakaran turut melibatkan personel TNI, Polri, PLN, BPBD, PMI, TRC RAPI, dan IEA. Cuaca cerah saat kejadian membantu proses pemadaman berjalan lancar. (sam)







