Bursa Bakal Cagub dan Cawagub Kalteng Makin Ramai

bakal calon peserta pilkada
Ilustrasi

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Bursa calon gubernur dan wakil gubernur Kalteng makin ramai. Sejumlah nama yang muncul sejauh ini merupakan sosok elite politik dan tokoh yang telah dikenal masyarakat.

Sebagian tokoh yang namanya masuk bursa mencoba melempar umpan yang disinyalir untuk melihat reaksi publik maupun partai politik.

Bacaan Lainnya

Radar Sampit mencatat, sejumlah nama yang muncul dalam bursa calon gubernur dan wakil gubernur, yakni Agustiar Sabran, Nadalsyah, Abdul Razak, Edy Pratowo, Willy M Yoseph, Supian Hadi, Sigit K Yunianto, Halikinnor, Rahmat Nasution Hamka, dan terakhir mantan Komandan Korem 102 Panju Panjung Mayjen TNI (Purn) Purwo Sudaryanto.

Dari sejumlah nama itu, Radar Sampit mencatat beberapa yang tokoh telah memberikan pernyataan terkait namanya yang masuk bursa. Sebagian besar masih malu-malu, mengingat untuk maju memerlukan perahu partai politik.

Jalur lain yang tersedia adalah independen. Namun, perlu persiapan matang dan modal besar.

Adapun tokoh yang disebut-sebut telah memastikan diri maju baru dua, yakni Nadalsyah dan Abdul Razak. Keduanya disebut-sebut calon kuat partai yang dinaunginya, Demokrat (Nadalsyah) dan Golkar (Abdul Razak).

Tokoh lainnya disinyalir masih mencoba peruntungan dengan melempar umpan. Rahmat Nasution Hamka, misalnya, mengaku belum mengetahui akan maju melalui jalur parpol atau independen. Namun, apabila jalur independen, persiapan sudah dipikirkan secara matang.

Hamka berterima kasih kepada berbagai pihak, baik tokoh masyarakat pemuda, masyarakat yang memberikan dorongan. Meski begitu, dia tetap mengedepankan prinsip meminta arahan dan petunjuk dari Agustiar Sabran dan Sugianto Sabran.

Setelah Hamka, giliran Purwo Sudaryanto yang memberikan pernyataan. Kepada Radar Sampit, Purwo menyampaikan terima kasih jika diberikan kepercayaan dari masyarakat sebagai salah satu jadi bakal calon potensial.

”Saya mengucapkan terima kasih karena masyarakat Kalteng mengingat saya. Bahkan menjadi salah satu bursa bakal calon cawagub. Itu anugerah bagi saya. Saya memiliki hubungan emosional dengan Kalteng,” ujarnya.

Purwo sebelumnya dipercaya jadi Danrem dan berdinas di Kalteng sebanyak dua kali. Pertama pada tahun 2025-2016, dia dipercaya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Selanjutnya, dia menjabat Danrem pada 2020-2021.

Purwo menegaskan, apabila masyarakat Kalteng mendorong dan mempercayainya mengabdi kembali di Kalteng, dia mengaku siap.

”Saya siap berbakti di Kalteng. Dengan senang hati membantu masyarakat Kalteng dan mengabdi untuk masyarakat Kalteng. Demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dirinya akan mendaftar ke partai politik dan menjalin komunikasi dengan semua elemen masyarakat.

”Saya segera mendaftar. Komunikasi dengan bakal calon potensi masih dibangun dan jika masyarakat memberikan kepercayaan, saya akan laksanakan. Sowan dan komunikasi hingga diskusi untuk membangun Kalteng,” ujarnya.

Terkait bursa cagub sendiri, Lembaga Survei Charta Politika Indonesia telah merilis hasil surveinya pada 8 April lalu. Survei yang dilaksanakan pada 22 – 29 November 2023 di seluruh kabupaten/kota di Kalteng itu diikuti 1.200 responden.

Hasilnya, Agustiar meraih elektabilitas tertinggi atau top of mind pilihan Gubernur Kalteng 2024. Posisi kedua ditempati Nadalsyah (Koyem). Selanjutnya, ada Edy Pratowo (Wakil Gubernur Kalteng aktif), Willy Midel Yoseph, Ujang Iskandar, Abdul Razak, Fairid Naparin, Sugianto Sabran, Perdie M Yoseph, Supian Hadi, dan lainnya.

Meski memiliki elektabilitas tertinggi saat survei dilaksanakan, Agustiar belum menyatakan diri untuk maju dalam Pilkada Kalteng 2024. ”Nanti kita lihat bagaimana ke depannya. Saya juga menyampaikan terima kasih atas dukungannya kepada saya,” katanya, beberapa waktu lalu.

Pos terkait