SAMPIT, radarsampit.com – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kotim Tiariyanto mengungkapkan bahwa koper jemaah calon haji akan dikirim melalui jalur darat menuju embarkasi Banjarmasin. Seluruh koper jemaah harus dikumpulkan paling lambat pada 30 Mei 2023 pukul 15.00 WIB kemarin.
“Penyerahan koper paling lambat sampai jam 3 sore ini (kemarin). Saat ini kami mulai memasang ID Card jemaah, stiker dan membungkus koper. Setiap koper dibatasi maksimal beratnya hanya 32 kg baik berangkat maupun tiba nanti tidak boleh melebihi kapasitas. Koper jemaah rencananya akan dikirimkan lebih dulu kalau tidak tidak tanggal 31 Mei 2023 atau 1 Mei 2023 lewat jalur darat menggunakan dua truk dari Kota Sampit menuju embarkasi Banjarmasin,” katanya.
Dua hari lagi, jemaah calon haji Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan diberangkatkan menggunakan carter pesawat NAM Air dari Bandara Haji Asan Sampit menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. “Jemaah calon haji Kotim akan dilepas secara seremoni rencananya oleh Pak Bupati Kotim Halikinnor pada Kamis, 1 Juni 2023 pukul 09.00 WIB,” kata Tiariyanto.
Pada hari berikutnya, Jumat 2 Juni 2023 sekitar pukul 05.00 WIB, jemaah calon haji Kotim akan diberangkatkan menggunakan carter pesawat NAM Air dua kali penerbangan dari Bandara Haji Asan Sampit dan jemaah diperkirakan tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin sekitar pukul 07.00 WITA.
Jemaah calon haji Kotim termasuk dalam keberangkatan gelombang pertama, kloter empat yang akan diberangkatkan pada Sabtu, 3 Juni 2023 pukul 02.40 WITA dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah.
Jemaah haji Kotim akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA8104 dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 8-10 jam dan jemaah calon haji Kotim dijadwalkan tiba di Bandara Madinah pada 3 Juni 2023 pukul 10.00 Waktu Arab Saudi.
“Untuk tahun ini Kotim tidak ada petugas haji daerah dan hanya ada satu orang tim kesehatan haji Indonesia yang mendampingi jemaah calon haji Kotim selama menjalani ibadah haji,” katanya.
Jemaah calon haji Kotim akan menjalani ibadah haji selama 45 hari dan akan dijadwalkan kembali ke tanah air Indonesia pada 13 Juli 2023 pukul 15.45 Waktu Arab Saudi.
Jemaah calon haji Kotim akan dipulangkan menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GIA8104 dari Bandara Jeddah Mekkah dan diperkirakan tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada 14 Juli 2023 pukul 10.10 WITA.
“Kepulangan jemaah calon haji dari embarkasi Banjarmasin masih melihat situasi. Ada kemungkinan dipulangkan pada 14 Juli 2023 hari itu juga atau dipulangkan pada 15 Juli 2023,” ujarnya.
Keberangkatan jemaah calon haji dari embarkasi Banjarmasin terdiri dari 17 kloter diantaranya kloter 1 dan 2 berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan, kloter 3 dari Kapuas, kloter 4 dari Kotim dan Barito Selatan, kloter 5 dari Kotawaringin Barat, Barito Timur, Lamandau.
Kloter 6 jemaah dari Kota Palangka Raya, Katingan, Kapuas, dan Sukamara. Kloter 7 dari jemaah Barito Utara, Pulang Pisau, Murung Raya, Kapuas, Seruyan, Gunung Mas, Barito Selatan dan kloter 8-17 dari Provinsi Kalsel dan gabungan provinsi lainnya.
Sementara itu, untuk jumlah jemaah calon haji Kalteng sebanyak 1.710 jemaah dan ditambah 14 petugas haji daerah serta 25 petugas kloter. “Jemaah dari Provinsi Kalteng semua diberangkatkan pada gelombang pertama yang dijadwalkan dari 1-7 Juni 2023,” pungkasnya. (hgn/yit)








