SAMPIT, radarsampit.com – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia memberikan kabar baik. Jumlah kuota jemaah calon haji Indonesia mengalami pertambahan sebanyak 8.000 jemaah. Provinsi Kalimantan Tengah mendapatkan jatah 98 tambahan.
Pertambahan kuota itu didapat setelah pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan kuota untuk jemaah haji Indonesia. Kabar baik itu disampaikan dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) RI Nomor 467 Tahun 2023 tentang penetapan kuota haji tambahan tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi.
Dalam Surat KMA yang ditandatangani Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas pada 19 Mei 2023 lalu, ditetapkan bawah kuota haji tambahan sejumlah 8.000 orang yang terdiri dari dari kuota haji reguler sebanyak 7.360 orang dan kuota haji khusus tambahan sebanyak 640 orang yang termasuk di dalamnya kuota petugas haji khusus 40 orang.
Kuota haji reguler tambahan diperuntukan untuk jemaah haji reguler berdasarkan nomor urut porsi berikutnya yang meliputi jemaah haji reguler saat pelunasan tahap sebelumnya mengalami kegagalan sistem, jemaah haji cadangan yang telah melakukan pelunasan dan jemaah haji reguler sesuai nomor urut porsi berikutnya setelah jemaah haji cadangan.
Jemaah haji reguler tambahan dan haji khusus tambahan diberikan waktu paling lambat lima hari kerja untuk melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH).
Kepala Kemenag Kotim Khairil Anwar melalui Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kotim Tiariyanto mengatakan jumlah jemaah haji di Kotim dari yang tadinya dijadwalkan sebanyak 184 orang menjadi 188 orang. Hal itu dikarenakan, ada tambahan 4 orang dari kuota jemaah haji cadangan. Namun, setelah ada kuota tambahan, jemaah haji Kotim bertambah lagi menjadi delapan jemaah calon haji.
“Kalteng tahun 2023 ini mendapatkan jatah kuota 1.612 dan setelah ada tambahan kuota 98 orang menjadi 1.710 jemaah. Kotim ada 192 orang yang berhak melunasi BIPIH dan 188 jemaah calon haji sudah melunasi. Kotim masuk 10 nama jemaah dan untuk sementara hanya ada delapan orang yang sudah melunasi BIPIH dan siap berangkat,” kata Tiariyanto, Selasa (30/5/2023).
Dengan demikian, data sementara jumlah jemaah calon haji bertambah dari 188 orang menjadi 196 orang dikarenakan ada tambahan 8 orang. “Jemaah haji cadangan ini kemungkinan ada pertambahan lagi tetapi belum dapat dipastikan berapa jumlah pastinya, karena kami masih menunggu keputusan Dirjen PHU Kemenag RI tentang daftar nama yang berhak melunasi BIPIH yang jelas ada penambahan lagi yang akan kami informasikan dalam waktu dekat ini,” katanya.
Pertambahan 98 jemaah haji reguler Kalteng rencananya akan diberangkatkan pada gelombang kedua melalui embarkasi Banjarmasin. “Untuk kloternya masuk kloter berapa masih belum diinformasikan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk jumlah jemaah calon haji Kalteng sebanyak 1.710 jemaah dan ditambah 14 petugas haji daerah serta 25 petugas kloter. “Jemaah dari Provinsi Kalteng semua diberangkatkan pada gelombang pertama yang dijadwalkan dari 1-7 Juni 2023,” pungkasnya.(hgn/sla)








