Ditolong dan Diberi Makan, Pria di Kota Besi Malah Diduga Curi HP

maling
Ilustrasi pencuri ditangkap polisi/Jawa Pos

SAMPIT, Radarsampit.com – Niat tulus membantu orang yang kelaparan justru berujung kejadian tak menyenangkan bagi seorang warga di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pria yang sempat diberi makan itu diduga malah mengambil telepon genggam milik penghuni rumah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pekan lalu. Pria yang belum diketahui identitasnya itu mendatangi rumah warga untuk meminta pertolongan. Dia mengaku sudah beberapa hari tidak mendapatkan makanan.

Bacaan Lainnya

Merasa iba, pemilik rumah kemudian mempersilakannya masuk dan menyuguhkan makanan. Namun, setelah mendapat bantuan, pria tersebut diduga membawa kabur ponsel milik penghuni rumah.

Aksi itu akhirnya diketahui hingga memicu kemarahan pemilik rumah. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pria tersebut.

“Pas ketahuan mencuri, pemilik rumah akhirnya marah dan melaporkannya ke polisi. Tak lama, pria tersebut dijemput petugas,” ujar Iyan, warga Kecamatan Kota Besi.

Saat dimintai keterangan, pria itu disebut memberikan jawaban yang tidak runtut dan sulit dimengerti. Pemeriksaan awal pun memunculkan dugaan bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan.

Polisi akhirnya tidak melanjutkan proses hukum dan menyerahkan pria tersebut ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Benar. Namun yang bersangkutan sudah kami serahkan ke rumah sakit karena diduga mengalami gangguan jiwa,” terang seorang anggota polisi.

Kejadian ini menjadi pengingat agar masyarakat tetap mengutamakan kewaspadaan saat menolong orang yang belum dikenal, tanpa menghilangkan kepedulian terhadap sesama.

 

 

Pos terkait