Dua Kelompok Pemuda Adu Jotos di Rumah Makan Kebun Bambu, Videonya Viral di Grup WhatsApp

ilustrasi bentrok
Ilustrasi perkelahian (MAHENDRA ADITYA/JAWA POS RADAR KUDUS)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Dua kelompok pemuda terlibat perkelahian di Rumah Makan Kebun Bambu, Jalan Iskandar, Pangkalan Bun, Minggu (2/11/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Aksi saling pukul yang terekam dalam video berdurasi sekitar satu menit itu langsung viral dan beredar luas di berbagai grup WhatsApp.

Dalam video, tampak kedua kelompok saling adu jotos hingga menyebabkan sejumlah meja dan kursi berantakan. Suasana di area angkringan RKB seketika berubah ricuh akibat insiden tersebut.

Bacaan Lainnya

Manajemen RKB Benarkan Kejadian

Manajemen RKB, Muhammad Syamsuri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkelahian tersebut. Ia mengaku kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.

“Iya, kejadiannya malam tadi. Terkait kerusakan saya belum cek apakah ada atau tidak,” ujarnya.

Syamsuri menjelaskan, meski pihaknya telah menetapkan aturan operasional, tidak jarang pengunjung masih berada di lokasi melebihi jam yang ditentukan.

Sesuai SOP, rumah makan tutup pukul 22.00 WIB, sementara angkringan RKB buka pukul 18.00 WIB, close order pukul 00.00 WIB, dan seluruh aktivitas ditutup total pukul 01.00 WIB. Pihaknya masih akan memastikan apakah insiden terjadi dalam jam operasional atau setelahnya.

Dugaan Dipicu Miras

Syamsuri menduga kuat pemicu perkelahian adalah konsumsi minuman keras (miras). Menurutnya, hampir semua keributan yang pernah terjadi di RKB berawal dari miras.

“Rata-rata akibat miras dan ini bukan kali pertama. Padahal sudah ada imbauan larangan membawa miras di lokasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, manajemen sudah memasang tulisan larangan besar, bahkan mencantumkan Perda Larangan Miras Nomor 13 Tahun 2006. Namun, masih ada pengunjung yang nekat membawa miras ke area tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Bakal Bangun Pabrik Pakan Ternak, Pemkab Kotim Siapkan Lahan Seluas Ini

Polisi: Tidak Ada Luka Serius, Kedua Pihak Sepakat Damai

Kapolres Kobar AKBP Theodorus Prio Santosa melalui Kapolsek Arut Selatan, AKP Ratno, juga membenarkan insiden tersebut. Ia memastikan tidak ada korban luka berat.

“Hanya luka cakaran dan lecet biasa. Kedua belah pihak sudah dibawa ke Mapolsek Arsel pada waktu subuh dan mereka sepakat berdamai,” jelasnya.

Pos terkait