Dua Wartawan Radar Sampit Dinyatakan Kompeten

ukw wartawan
KOMPETEN: Ketua PWI Kobar yang juga wartawan Radar Sampit Syamsudin saat menyampaikan pesan dan kesan setelah berakhirnya UKW di Palangka Raya, Sabtu (14/1/2024). (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Dua wartawan Radar Sampit yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Palangka Raya akhir pekan lalu dinyatakan kompeten. Mereka masuk jajaran 18 jurnalis yang semua dinyatakan kompeten dalam kegiatan tersebut.

UKW yang digelar PWI di Palangka Raya didukung PT PLN (Persero) dan PT Pegadaian bersama Forum Humas BUMN. Lima wartawan dinyakan belum berkompeten dari kegiatan yang diikuti 24 peserta tersebut.

Bacaan Lainnya

Ketua PWI Kalteng M Zainal mengatakan, kehadiran BUMN dalam memfasilitasi UKW, menunjukkan besarnya perhatian BUMN terhadap peningkatan SDM kewartawanan, utamanya bagi anggota PWI di Kalteng.

”Kami berharap ke depan, kegiatan serupa dapat dilaksanakan lagi sehingga dapat menciptakan semakin banyak lagi wartawan yang profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan profesi jurnalistiknya. Dan kepada Ketua Umum PWI Pusat, terima kasih karena telah menepati janjinya untuk melaksanakan UKW secara gratis di Kalteng,” ujarnya.

Zainal meminta peserta yang dinyatakan kompeten, agar terus belajar dan menambah pengetahuan. Dengan begitu, wartawan anggota PWI di Kalteng dapat semakin berkompeten dan profesional dalam bekerja. Sedangkan peserta yang belum kompeten, agar terus belajar dari kegagalan yang ada, untuk kembali mengikuti UKW berikutnya.

”Saya sampaikan teruslah belajar, karena ini bukan akhir dalam pengembangan ilmu jurnalistik, tetapi sebagai langkah awal agar lebih berkembang dan lebih baik. Terlebih di era digitalisasi saat ini, teruslah belajar supaya bisa mengembangkan diri menyesuaikan dengan perkembangan digitalisasi,” katanya.

Zainal menambahkan, Untuk itu secara kelembagaan, dia atas nama PWI Kalteng mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada PLN dan Pegadaian, sehingga dapat menambah jumlah wartawan anggota PWI yang berkompeten di Kalteng.

Dengan begitu, ke depan wartawan bisa semakin memiliki kemampuan yang profesional dan semakin berakhlak, baik itu di tengah masyarakat maupun melalui tulisannya. ”Ke depan saya yakin lebih baik dan terus anggota PWi berkompeten,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalbar Gusti Yusri sekaligus  sebagai Penguji UKW, pada acara penutupan, melaporkan dari 24 peserta, tercatat 1 orang tidak hadir, 18 orang berkompeten, dan 5 orang belum berkompeten.

”Terima kasih kepada PLN dan Pegadaian atas dukungannya, sehingga acara ini bisa berjalan dengan baik. Secara nasional, anggota PWI yang telah kompeten sebanyak 18.658, ditambah 18 orang berkompeten di Kalteng menjadi 18.676. saya berpesan, jagalah nama baik organisasi dan profesi, karena di masyarakat status kompeten itu akan teruji,” ujar Gusti Yusri.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bisnis PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Sunarjati didampingi Kepala Cabang Pegadaian Palangka Raya Eko, menuturkan, kepada peserta yang belum kompeten untuk tidak berputus asa, karena masih ada kesempatan dalam UKW berikutnya.

”UKW sangat luar biasa. Kami, Insan Pegadaian, selalu menerapkan akhlak. Harapan dengan adanya UKW ini, bisa menciptakan jurnalis yang bersertifikat, dan menciptakan jurnalis yang mampu memberikan berita yang positif bagi masyarakat,” katanya.

Syamsudin, wartawan Radar Sampit yang juga Ketua PWI Kobar mengatakan, meski telah diuji kemampuan kewartawanannya, para peserta masih tetap semangat hingga kegiatan berakhir.

”Memang sedikit gugup. Pada dasarnya, kegiatan yang diuji, sebenarnya kegiatan sehari-hari, tetapi namanya ujian terkadang kurang mengerti dengan apa yang diarahkan penguji. Namun demikian, kami mengucapkan terima kasih kepada penguji yang telah membimbing dan mengarahkan, sehingga dalam menjalankan tugas jurnalistik dapat lebih profesional,” ujarnya yang mengikuti UKW jenjang madya ini.

Pos terkait