Radarsampit.com – Kebakaran hebat menghanguskan kandang ternak ayam potong di RT 18, RW 03, Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Rabu (17/9/2025) pukul 18.30 WIB.
Beruntung, saat kejadian di dalam dua kandang ayam milik Nedi Haryatmo (27) yang masing-masing berukuran 60 x 8 meter dan 40 x 8 meter itu dalam kondisi kosong. Sehingga tidak ada seekor ayam pun jadi korban.
Kendati demikian, pemilik kandang ternak ayam mengungkapkan mengalami kerugian mencapai Rp400 juta, karena blower di peternakan ayam potong turut terbakar.
Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Agung Sugiarto mengatakan, awal kebakaran diketahui oleh salah seorang warga yang melihat ada api dari area kandang ternak ayam. Tidak berapa lama api dengan cepat membesar.
“Api dengan cepat membesar, kandang ayam tersebut dalam keadaan kosong, terkait penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” ujarnya.
Informasi dihimpun, kebakaran tersebut berhasil ditangani oleh unit water suplai BPBD yang ditempatkan di kantor Kecamatan Pangkalan Banteng. Mengingat jarak lokasi kebakaran dengan markas komando Damkar begitu jauh dari lokasi kejadian.
Plt Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Andang Santana menyampaikan, kebakaran ditangani oleh unit water suplai BPBD, MPA Pangkalan Banteng, Polsek Pangkalan Banteng Babinsa setempat.
Menurutnya kandang ternak ayam rata habis terbakar, karena terbuat dari material yang mudah terbakar.”Kebakaran berhasil dipadamkan oleh tim gabungan yang terlibat, sementara kerugian mencapai ratusan juta rupiah dan untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan kepolisian,” pungkas Andang. (tyo/gus)







