Kobar Siapkan Draft SE PPKM Level III Hadapi Nataru

Pengguna Jalur Udara Makin Padat

Kobar Siapkan Draft SE PPKM Level III Hadapi Nataru
BANDARA ISKANDAR: Penumpang yang tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Jelang Natal dan tahun baru aktivitas penumoang kian meningkat. (RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sepertinya akan kembali dirayakan dalam suasana keprihatinan. Pasalnya sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 62 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease, status Kabupaten Kotawaringin Barat akan menerapkan PPKM Level III.

Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III diberlakukan dengan tujuan untuk mengantisipasi datangnya serangan gelombang ke tiga Covid-19. Dan bila dalam Nataru semua masyarakat patuh terhadap PPKM Level III maka Kobar akan melewati fase mengkhawatirkan tersebut.

Untuk itu Pemkab Kobar bersama tim gugus penanggulangan Covid-19 serta SOPD terkait melaksanakan rapat evaluasi dan membahas tindaklanjut instruksi Mendagri tersebut pada Senin (29/11).

Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kobar, Tengku Alisyahbana mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan draft Surat Edaran Bupati Kobar tentang PPKM Level III dalm masa liburan Nataru. “Karena merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat maka seluruh daerah termasuk Kabupaten Kobar turut menerapkan instruksi tersebut,” terangnya, Rabu (1/12).

Nantinya berdasarkan instruksi Mendagri tersebut maka draf SE Bupati Kobar tidak akan berbeda jauh, terutama terkait dengan persyaratan menggunakan moda transportasi pada kurun waktu pelaksanaan PPKM level III.

Pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa Bandara Iskandar Pangkalan Bun sesuai dengan instruksi Mendagri maka syarat perjalanan melalui transportasi udara wajib PCR. “Persyaratan perjalanan udara wajib melampirkan surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan swab PCR,” pungkasnya.

Sementara itu aktivitas di Bandara Iskandar Pangkalan Bun semakin padat. Penumpang yang datang maupun berangkat dari bandara tersebut terus bertambah menjelang Natal dan Tahun Baru.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun, Zuber mengatakan, semenjak ada kelonggaran syarat bagi pelaku perjalanan udara membuat aktivitas di Bandara Iskandar meningkat. Hal ini berimbas pada bertambahnya jumlah penumpang.

Baca Juga :  Animal Rescue Damkar Kobar Panen Tangkapan

“Kenaikan penumpang sudah mulai terjadi sejak pelaku perjalanan dibolehkan menggunakan antigen. Dan jumlah yang keluar dan masuk itu terus bertambah,” kata Zuber.

Menurutnya, dalam seminggu terakhir setiap kali maskapai baik dari Semarang dan Jakarta ini selalu penuh. Hal ini bisa diprediksi bakal terus bertambah penumpang ke Iskandar.”Sejak awal November itu sekitar 400 hingga 450 setiap hari. Kemudian semakin ke sini dalam setiap hari sekitar 500 lebih,” ujarnya.

Bahkan jumlah tersebut bertambah, karena mendekati natal dan tahun baru. Karena masyarakat banyak yang ingin pulang ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga. “Begitu orang yang dari Pangkalan Bun ke Jawa dan sebaliknya yang dari Jawa ke Kalimantan melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun,” terangnya.

Mengingat mendekati natal, bakal ada PPKM level III. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti untuk syarat pelaku perjalanan. Pihaknya masih menunggu petunjuk dari pusat dan pemerintah provinsi Kalteng. (rin/tyo/sla)

Pos terkait