Kreativitas ala Komunitas Tumbur Sampit

Karya Kerap Viral, Tawaran Manggung Pun Berdatangan

Komunitas Tumbur Sampit
KREATIF: Komunitas Tumbur Sampit diundang ke Rumah Jabatan Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, Jumat (1/4) siang.

Komunitas Tumbur Sampit memiliki banyak penggemar. Karyanya kerap viral di media sosial. Mereka pun kerap mendapat tawaran tampil hingga keluar daerah.

Syaiful kaget bercampur gembira usai menerima telepon, Jumat (1/4) siang. Dia tak menyangka bakal diundang Wakil Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati ke rumah jabatan.

Bacaan Lainnya

Undangan itu langsung disambutnya dengan senang hati. Sekitar pukul 13.30 WIB, Syaiful berangkat bersama Komunitas Tumbur Sampit.

Tim terdiri dari lima pemain utama, yakni Norma Susanti alias Acil Enor, Muhammad Zainudin alias Utuh Kalenjer, Rayhan alias Aluh Abut, Elmi Rosana alias Enjot Sang Pelakor, Dedi alias Ijul Siwah dan tiga pemain pendukung Siti Rohani alias Bu RT sekaligus Bidan di Ayawan Seruyan Tengah, Jenah alias Haji Asnah sebagai Ibunda Enor dan Syaiful sebagai admin, kameramen, editing hingga upload.

”Beliau suka sama konten Youtube Tumbur Sampit yang membuat orang tertawa dan dikemas secara natural dan sederhana,” kata Syaiful, Youtuber yang mengelola akun Tumbur Sampit.

“Kedatangan kami disambut Ibu Wabup, beliau sangat welcome, kami banyak berbincang dan sharing memberi motivasi untuk kami. Kami diminta bantu mempromosikan Pasar Ramadan,” ujar Syaiful kepada Radar Sampit.

Sebelum berangkat ke Pasar Ramadan, Syaiful bersama tim dijamu makan siang di Rumah Makan Kelakai. “Setelah itu kami membuat konten seru-seruan untuk membantu pemerintah mempromosikan Pasar Ramadan,” ujarnya.

Syaiful mengisahkan pada tahun 2020 lalu, dia pernah mengikuti ajang lomba membuat film pendek bertemakan Pilkada 2020 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim. Namun sayang, hasil karyanya gagal meraih juara.

“Walaupun enggak juara, saya buat beberapa potongan video yang saya upload ke Facebook dan WhatsApp Story ternyata viral ditonton belasan ribu penonton,” ujarnya.

Dalam video itu, Syaiful ingin memberikan pesan moral dan edukasi terkait Pilkada. Dia memainkan peran sebagai orang yang berbuat curang melakukan money politic dengan melakukan suap untuk meraup suara yang membuatnya sampai disiram air.

“Karena responsnya positif, ditonton belasan ribu penonton, saya jadi sering bikin konten dan posting di Facebook,” ujarnya.

Intensitasnya dalam mengupload konten di Facebook jauh lebih sering. Ide dan kreativitasnya dalam membuat video itu diposting di akun Facebook pribadi miliknya yang bernama, Syaiful Ahmad Shodiq sejak pertengahan tahun 2020.

“Sekitar Oktober 2021, saya mulai posting ke fans page dan sambil upload juga ke Youtube. Tapi, akun Youtube itu baru viral awal tahun 2022 ini saja,” katanya.

Selain itu, dia juga memiliki akun Tiktok dengan nama yang sama, Tumbur Sampit yang kontennya pernah ditonton sampai 4,6 juta penonton.

“Saat itu kontennya, Utuh sakit. Kalau konten layangan pagat yang viral baru-baru ini sudah ditonton 108 ribu dengan jumlah subscriber mencapai 15 ribu,” ucapnya dengan bangganya.

Dibentuknya Komunitas Tumbur Sampit juga berjalan secara kebetulan. Syaiful yang juga aktif sebagai relawan pernah berkumpul bersama anggota komunitas di tahun 2020.

“Lalu saya kenal dengan teman-teman yang sekarang jadi tim pemain dalam Tumbur Sampit,” ujarnya seraya menyebut menjalani lokasi syuting di Kecamatan Seranau yang mereka namakan Kampung Tumbur.

Dari pertemuan tersebut, terjalin keakraban dan sampai tercetus ide untuk membentuk Komunitas Sahabat Dhuafa Sampit di tahun 2020.

“Setiap Jumat kita berbagi sembako, kadang dalam bentuk tunai. Tadi, kita juga melaksanakan kegiatan berbagai kepada kaum duafa di sekitar Kota Sampit dan Desa Pelangsian,” ucapnya.

Pos terkait