Libur Nataru, Kunjungan ke IKN Tembus 237 Ribu Orang

libur nataru di ikn
LIBUR NATARU: Warga yang berkunjung ke IKN selama libur Nataru. (Kaltim Post)

NUSANTARA, radarsampit.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mencatat lonjakan signifikan jumlah pengunjung ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Dalam kurun waktu 25 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, total pengunjung mencapai 237.903 orang dengan 61.556 kendaraan.

Berdasarkan data OIKN, puncak kunjungan terjadi pada 1 Januari 2026, dengan jumlah pengunjung mencapai 53.515 orang dan 11.385 kendaraan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi selama periode libur Nataru, mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melihat langsung perkembangan pembangunan ibu kota negara baru.

Bacaan Lainnya

Lonjakan pengunjung juga terjadi pada 25 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Natal. Pada hari itu, tercatat 36.799 pengunjung dengan 10.050 kendaraan masuk ke kawasan IKN.

Sementara itu, jumlah kunjungan pada hari-hari berikutnya bersifat fluktuatif. Pada 26 Desember 2025, tercatat 13.772 pengunjung dengan 3.826 kendaraan, meningkat pada 27 Desember menjadi 19.756 pengunjung dan 5.487 kendaraan, lalu melonjak pada 28 Desember dengan 31.334 pengunjung dan 7.957 kendaraan.

Menjelang akhir tahun, kunjungan tercatat 15.478 orang pada 29 Desember dan 18.833 orang pada 30 Desember. Pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025, kawasan IKN dikunjungi 21.748 orang dengan 6.048 kendaraan.

Setelah puncak kunjungan pada 1 Januari 2026, jumlah pengunjung mulai menurun. Pada 2 Januari 2026, tercatat 26.668 orang berkunjung ke IKN dengan 7.407 kendaraan.

Secara kumulatif, data tersebut menunjukkan bahwa IKN masih menjadi magnet baru bagi masyarakat, khususnya wisatawan domestik, selama libur panjang. Tingginya arus kendaraan juga mencerminkan meningkatnya mobilitas dan rasa penasaran publik terhadap pembangunan ibu kota negara baru.

Otorita IKN menilai tren kunjungan ini menjadi indikator penting untuk evaluasi pengelolaan lalu lintas, pelayanan pengunjung, serta kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan IKN ke depan. (jpg)

 

 

Pos terkait