Masuk Tahun Politik, Penjualan Gran Max Terjun Bebas

gran max
Branch Manager Tri Mandiri Daihatsu Sampit Fajar Mustaman

SAMPIT, radarsampit.com – Daihatsu Gran Max Pick Up salah satu mobil niaga yang banyak diandalkan oleh para pelaku usaha untuk membantu mengangkut barang hingga hasil kebun petani.

Di Provinsi Kalteng, penjualan mobil pikap ini mampu menyentuh segmen pasar dari berbagai kalangan pelaku usaha mulai dari jasa angkutan barang, angkutan sembako, angkutan material bangunan dan termasuk para petani juga mengandalkan kendaraan komersial ini untuk angkutan hasil perkebunan terutama hasil tandan buah segar (TBS) alias buah sawit.

Bacaan Lainnya

Hal itu dibuktikan, dengan banyaknya pengguna mobil pikap jenis ini yang sering ditemukan melintasi jalan.

Gran Max Pick Up memiliki kelebihan daya angkut yang cukup besar mencapai 1,5 ton dengan dimensi bak sepanjang 2.350 mm, lebar 1.585 mm, dan tinggi 300 – 360 mm, menjadi pilihan tepat bagi para pelaku usaha dari berbagai jenis usaha untuk mengandalkan mobil niaga ini.

“Kebanyakan segmen pasarnya dari kalangan pelaku usaha untuk angkutan barang dagangan, jasa angkutan barang dan angkutan hasil kebun,” kata Fajar Mustaman, Branch Manager Daihatsu Cabang Sampit saat ditemui Radar Sampit di ruang kerjanya, Rabu (8/5/2024).

Gran Max Pick Up sudah dilengkapi tiga seater (tempat duduk) dengan dimensi panjang 4285 mm, lebar 1665 mm. Tersedia dalam 4 warna, 7 varian type, 2 pilihan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc dengan harga On The Road (OTR) mulai dari Rp 200 jutaan per unit.

Dilihat dari brosur yang tersedia di Dealer Tri Mandiri Daihatsu Sampit, ada tiga varian type Gran Max Pick Up (GM PU) 1,3 STD, GM PU 1,5 STD dan GM PU 1,5 AC Power Steering (PS) yang menjadi spek tertinggi dikelasnya (pikap).

“GM PU 1,5 AC PS yang paling diminati dipasaran. Kami juga memberikan diskon hingga Rp 40 juta per unit dan itu sudah gratis jasa service selama 18 bulan,” katanya.

Ditanya peforma mesin, Daihatsu Gran Max Pick Up tersedia dengan mesin 1.300 cc yang dapat mencapai tenaga hingga 97 horsepower dengan torsi maksimum 140 Nm. Sedangkan, mesin 1.500 cc mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 88 horsepower dengan torsi 114 Nm maka tak heran mobil pikap ini dijuluki sebagai “kuda penghela beban”.

Mobil pikap hasil produksi Pabrik Daihatsu Karawang ini dikelola PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang diklaim punya konsumsi bahan bakar mencapai 12,5 km per liter type pikap dan memiliki kapasitas tangki bensin 43 liter untuk semua tipe Daihatsu Gran Max.

Daihatsu Gran Max mulai diperkenalkan pada tahun 2007 dengan line up mobil untuk Gran Max minibus yang tersedia 2 varian minibus dan blind van serta adapula Gran Max Pick Up 2 varian bak terbuka dan box.

Gran Max secara resmi menggantikan Daihatsu Zebra dan penjualannya mulai dipasarkan sejak tahun 2008 hingga sekarang.

“Penjualannya terjadi peningkatan pada tahun 2023 karena pengaruh kepercayaan konsumen dan karena kompetitor kami lagi ada pengembangan,” kata Fajar yang pernah menjadi sales mobil sejak tahun 2012 lalu ini.

Namun, di tahun 2024 penjualan mobil pikap Gran Max terjadi penurunan harga karena faktor permintaan pasar yang menurun dan juga tahun ini memasuki tahun politik yang cukup berpengaruh terhadap penjualan.

“Gran Max Pick Up tahun lalu pernah menembus penjualan 40 unit per bulan. Tahun ini ada penurunan dikisaran 20-30 unit per bulan dan penjualan biasanya meledak di Desember, karena pada bulan itu kami adakan promo akhir tahun. Kami sediakan 10-15 unit dan untuk bulan ini, konsumen harus indent dulu,” ujarnya.

Selain Gran Max Pick Up, Dealer Tri Mandiri Daihatsu Sampit juga menjual mobil model Daihatsu Sigra, Terios, Rocky, All New Xenia dan New Ayla.

Pos terkait