PANGKALAN BUN, Radarsampit.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan utama Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis malam (18/6/2026) sekitar pukul 21.20 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil pribadi berwarna hitam dan truk Fuso bermuatan kelapa sawit.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi mobil mengalami kerusakan cukup parah setelah menghantam bagian belakang truk. Diduga, kecelakaan terjadi akibat jarak pandang pengemudi yang terganggu oleh asap tebal dari knalpot kendaraan besar tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, truk Fuso sebelumnya mengalami gangguan teknis saat melintas. Posisi kendaraan sempat berada di tengah badan jalan sebelum sopir berupaya menggesernya ke tepi jalan.
Namun karena kondisi mesin bermasalah, truk mengeluarkan asap pekat dari knalpot saat bergerak perlahan. Situasi itu diduga membuat pengemudi mobil yang datang dari arah berlawanan tidak dapat melihat keberadaan truk secara jelas.
“Fuso sedang rusak dan berusaha menepi. Asap yang keluar sangat tebal sehingga pengemudi mobil kemungkinan terlambat melihat kendaraan di depannya,” ujar Ujon warga Desa Kubu.
Selain asap yang menghalangi pandangan, kondisi jalan yang minim penerangan juga disebut menjadi faktor penyebab kecelakaan. Ruas jalan poros menuju Kubu diketahui masih gelap pada malam hari sehingga mempersempit jarak pandang pengendara.
Akibat benturan tersebut, pengemudi mobil dilaporkan mengalami luka di bagian kening. Sementara kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan berat pada bagian depan.
Warga menyebut kedua pihak yang terlibat kecelakaan kemungkinan memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Di hari yang sama, kecelakaan lain juga terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Kabupaten Kotawaringin Barat. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor itu mengakibatkan salah satu korban mengalami patah tulang pada kaki dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.








