SAMPIT, radarsampit.com – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya resmi dijabat oleh Muhammad Yusuf. Dia menggantikan Bima Ekawardhana yang telah dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim.
Acara acara serah terima jabatan (sertijab) dilakukan di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Kotim. Sertijab tersebut turut disaksikan oleh Staf Ahli Bupati Kotim RK Benung, Kepala BKPSDM Kotim Kamaruddin Makkalepu, Ketua DPRD Kotim Rinie, juga dihadiri oleh seluruh anggota Sekretariat Dewan (Setwan), Kamis (4/1/2024).
Sekwan Kotim Muhammad Yusuf mengungkapkan bahwa aparatur sipil negara (ASN) yang berkompeten sudah seharusnya menerima tugas secara totalitas, integritas, dan ikhlas.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan bupati kepada saya untuk menjabat sebagai Sekwan Kotim. Saya harap bisa diterima dengan baik di sini dan bisa bekerjasama dengan rekan-rekan di Setwan,” ujar Yusuf.
Yusuf bercerita bahwa latar belakang pendidikan yang dimilikinya adalah teknik sipil. Awal menjadi pegawai negeri sipil (PNS) bertugas di dinas pekerjaan umum.
“Jadi saya konsen di teknik sipil selama 22 tahun. Saya konsentrasi di teknik sipil terutama di jalan dan jembatan. Saya di seksi jembatan selama 14 tahun. Saya berdinas dari 1996-2010 bergerak di pembangunan jembatan. Kalau memang ada rekan-rekan yang ingin konsultasi tentang teknis, terutama teknis sipil, bisa ke saya,” tuturnya.
Sebelumnya dilantik sebagai Sekwan Kotim, Yusuf menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan selama 2,5 tahun. Yusuf juga pernah menjabat selama 4 tahun sebagai Kepala BPBD Kotim. “Untuk keperluan kedinasan saya pernah di BPBD selama 4 tahun,” ucapnya.
Yusuf berharap seluruh staf di Setwan Kotim bisa bekerja sama dan berkolaborasi dengan dirinya dalam membangun organisasi tersebut untuk lebih baik kedepannya. “Saya masuk ke sini juga senang sekali, karena suasana baru. Mudah mudahan saya bisa bekerjasama dan terima kasih kepada rekan-rekan yang bisa menerima saya apa adanya,” ungkapnya.
Meski termasuk senior di jajaran lingkungan Pemkab Kotim, Yusuf tetap meminta masukan kepada Bima Ekawardhana selaku mantan Sekwan Kotim yang sudah dipindah tugaskan ke instansi lain untuk tetap mau memberikan saran dan masukan demi kebaikan organisasi tersebut.
“Saya minta Pak Bima tetap mau memberikan arahan, kisi-kisi apa saja yang dapat dilakukan untuk melayani bapak dan ibu di DPRD Kotim,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Bima Ekawardhana yang juga hadir dalam sertijab tersebut mengucapkan selamat bertugas kepada Muhammad Yusuf dan berharap di bawah kepemimpinan sekwan yang baru bisa lebih baik dari sebelumnya. Dia juga menyampaikan terkait sikap yang harus diambil oleh seorang Sekwan demi dapat memfasilitasi kegiatan, baik pimpinan ataupun anggota DPRD Kotim.
“Bertugas sebagai sekwan itu kuncinya ada tiga. Pertama fasilitasi atau melayani, jadi kita berjiwa melayani, karena di sini tugasnya melayani pimpinan dan anggota DPRD. Kedua, memahami regulasi, khususnya regulasi tentang pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD. Ketiga, yang tidak kalah penting adalah jangan sensi. Kalau bahasa anak sekarang jangan baperan,” ujar Bima.
Menurutnya, kendala atau pun cobaan dalam sebuah lembaga tentu sering terjadi. Oleh karenanya kata dia bagaimana cara melakukan usaha keras yang diambil untuk memfasilitasi dan menghadapi persoalan itu.
“Saya yakin Pak Yusuf bisa memimpin Sekretariat DPRD Kotim jauh lebih baik, apalagi seluruh staf di sini juga profesional dan menjunjung tinggi integritas dan semua hal pasti didukung,” tuturnya.








