SAMPIT, radarsampit.com – RSUD dr Murjani Sampit punya cara sendiri untuk membangkitkan semangat dan memacu kinerja pegawai khususnya tenaga kesehatan yang berinteraksi langsung dengan pasien dan pengunjung.
Cara itu dilakukan dengan memberikan tantangan yang sebenarnya tidak sulit tetapi memerlukan ketelatenan dalam melakukannya.
“Saya memang memberikan challenge kepada delapan kepala ruangan yang ada di rumah sakit ini untuk mengajak keluarga pasien memberikan ulasan testimoni terkait layanan di rumah sakit yang dapat dikomentari di kolom google review,” kata dr Yulia Nofiany, Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit saat ditemui Radar Sampit, Sabtu (12/7).
Respons masyarakat selaku keluarga pasien maupun pengunjung itu dinilai dari mana ruangan yang paling banyak memberikan kepuasan terhadap masyarakat dan memberikan kontribusi positif yang tidak hanya sebagai bukti layanan tetapi juga dapat membawa nama baik RSUD dr Murjani Sampit.
“Komentar kritik dan saran yang disampaikan dalam ulasan google review ini kami harapkan dapat menjadi rujukan nasional yang dapat dibaca dan diketahui publik,” ujarnya.
Memang tak semua ulasan berisi komentar baik, adapula pula kritikan dan saran dan penilaian yang kurang memuaskan terhadap rumah sakit.
“Kritikan dan saran melalui google review inilah yang menjadi bahan evaluasi kami. Penilaian yang bagus agar terus dipertahankan dan yang kurang baik agar diperbaiki. Inilah yang menjadi tantangan bagi nakes, karena penilaian masyarakat itu dibuat atas kesadaran mereka sendiri, bukan ditulis nakes. Nakes kami hanya mengajak saja, agar menyempatkan memberikan testimoni layanan dalam kolom ulasan google review,” ujarnya.
Tantangan itu ternyata memberikan dampak positif terhadap peningkatan rating google review RSUD dr Murjani Sampit, dari 3,2 pada triwulan pertama meningkat menjadi 3,6 pada triwulan kedua tepatnya per 30 Juni 2025.
“Dari 191 ulasan di Juni lalu, Ruang Poliklinik mendapatkan ulasan terbanyak 24,1 dari pasien maupun keluarga pasien dam pengunjung sehingga rating pada triwulan dua mengalami peningkatan,” ujarnya.
Atas dasar itulah, manajemen memberikan penghargaan berupa uang tunai yang diberikan kepada Merie Kepala Ruangan Poliklinik RSUD dr Murjani Sampit.
Penghargaan itu diserahkan usai upacara rutin yang diikuti manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan dan mahasiswa UMSA yang sedang praktek klinik dan mahasiswa UPR yang sedang koas di RSUD dr Murjani Sampit.
“Selamat kepada Ruangan Poliklinik atas pencapaiannya. Semoga ini bisa memacu kepala ruangan yang lain untuk lebih meningkatkan kinerjanya, baik dalam pelayanan dan memberikan edukasi kepada keluarga pasien,” ucapnya.
“Triwulan berikutnya tantangannya akan berbeda, bisa dinilai dari kebersihan ruangannya, dari keramah tamahan nakesnya dalam melayani pasien. Tantangan ini pada akhirnya hanya untuk memotivasi tenaga kesehatan agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan pengunjung rumah sakit,” tambahnya.
Kepala Bidang Keperawatan RSUD dr Murjani Sampit Erdiana yang menjadi inspektur upacara Sabtu (12/7) pagi, juga memberikan amanat kepada tenaga kesehatan untuk menjaga kekompakan dalam bekerja.
“Jaga selalu kekompakan, jaga selalu sikap dan keramahan terhadap pasien dan keluarga pasien dan berikan edukasi kesehatan seperti cuci tangan yang baik dan benar,” ujar Erdiana. (hgn)








