Pagi Sunyi Karang Mulya Mendadak Mencekam, Pedagang 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Kontrakan

evakuasi mayat karang mulya
EVAKUASI: Aparat saat evakuasi mayat di kontrakan tak jauh dari Pasar Karang Mulya, Pangkalan Banteng, Senin (23/2/2026)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Pagi di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, biasanya berjalan pelan. Deru kendaraan sesekali melintas, suara pedagang bersahut-sahutan, dan warga memulai aktivitas seperti biasa.

Namun Senin (23/02/2026) pagi itu, suasana berubah menjadi hening ketika kabar duka menyebar dari sebuah kontrakan sederhana di sudut desa.

Bacaan Lainnya

Seorang pria berinisial SO (65), yang sehari-hari dikenal sebagai pedagang dan tinggal seorang diri, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Informasi awal disampaikan RI, mantan istri korban, yang menyebutkan bahwa SO memiliki riwayat penyakit asma. Dalam beberapa waktu terakhir, korban memang lebih banyak beraktivitas sendiri di tempat tinggalnya.

Laporan itu segera diteruskan ke Polsek Pangkalan Banteng. Petugas yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang di sekitar korban turut diperiksa, termasuk beberapa obat yang ditemukan di samping jasadnya.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah kemudian dibawa ke RS Sultan Imanudin Pangkalan Bun guna menjalani visum.

Kapolsek Pangkalan Banteng, IPTU Agung Sugiarto, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab kematian korban. Terlebih lagi, menurut para saksi, korban sejak hari Jumat tidak terlihat keluar dari barakan,” ujarnya.

Di sisi lain, AO, warga yang tinggal tak jauh dari kontrakan korban, mengaku tidak mencurigai adanya hal ganjil sebelumnya.

“Saya tidak tahu apa-apa. Baru tahu setelah ada yang berteriak dan melihat polisi datang,” katanya singkat.

Kepergian SO menyisakan duka mendalam bagi warga Desa Karang Mulya. Mereka mengenalnya sebagai sosok yang ramah dan rajin berdagang. Di mata tetangga, ia bukan hanya pedagang biasa, melainkan bagian dari keseharian desa yang kini terasa berbeda.

Pos terkait