SAMPIT, radarsampit.com – Setelah penantian yang cukup panjang, kurang lebih 7 tahun lamanya, akhirnya Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dapat kembali menorehkan prestasi pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dengan raihan medali perunggu.
Prestasi ini didapat oleh Satrio, pelajar dari SDN 4 Baamang Hilir Kecamatan Baamang yang berhasil meraih juara 3 pada ajang O2SN pada cabang olahraga pencak silat.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah melalui Kepala Bidang Pembinaan SD Mahbub mengaku bangga dengan prestasi yang diraih pelajar SD dari Kotim. Hal ini membuktikan bahwa Kotim mampu berkontribusi mewakili Kalimantan Tengah (Kalteng) di kancah nasional.
“Alhamdulillah siswa kami yang namanya Satrio dari SDN 4 Bambang Hilir dapat juara 3 nasional. Capaian ini melampaui ekspektasi kami. Karena pada saat pelepasan pak Kadisdik tidak membebani siswa kita, tetapi optimalkan segala kemampuan yang dimiliki siswa, dan optimis bahwa kita sederajat, sejajar dengan provinsi lain. Rupanya hal ini juga menjadi sebuah motivasi, sehingga kita bersyukur siswa kita Satrio menjadi juara 3 nasional O2SN pencak silat,” ujarnya.
O2SN SD/MI/Sederajat adalah sebuah ajang talenta di bidang Olahraga yang diselenggarakan untuk peserta didik SD/MI/Sederajat. Ajang O2SN SD diselenggarakan secara bertingkat mulai dari daerah hingga nasional, untuk menjaring peserta terbaik dari 38 provinsi.
Mahbub mengatakan, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Cerdas Membangun bersama dengan Korwil Kecamatan Baamang menginisiasi acara apresiasi atas prestasi yang diraih siswa tersebut. Pihaknya pun diundang untuk memberikan sambutan dan apresiasi.
“Kami memberikan apresiasi juga kepada ananda Satrio. Hasil yang kita capai ini luar biasa. Dulu Kalteng diwakili Kotim juga atlet O2SN juara 1 nasional cabang tenis meja, setelah kurun waktu 7 tahun, diwakili Kotim lagi, sekarang dari cabang pencak silat juara 3 nasional,” ungkapnya.
Mahbub juga menyebutkan ini sebuah prestasi yang sangat perlu banggakan. Karena di samping memberikan motivasi kepada siswa lainnya, juga memberikan motivasi kepada dewan guru dan kepala sekolah agar bisa menggali potensi bakat minat anak didik.
“Dan ini terbukti berkat kerjasama dari pihak K3S, Korwil Kecamatan Baamang dan Dinas Pendidikan, bidang pendidikan sekolah dasar, bangga karena kita bisa menyuguhkan memberikan kontribusi yang sangat luar biasa kepada Kotim khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya. Dari ratusan ribu siswa yang ada di Kalteng ini bisa mengharumkan nama daerah,” bebernya.
Pihaknya berharap para guru dapat menggali potensi minat bakat yang dimiliki para siswa, baik dari segi akademik maupun non akademik. Sehingga para peserta didik dapat terus menorehkan prestasi yang tidak hanya membanggakan sekolah, tapi lebih dari pada itu, bahkan hingga ke kancah nasional.
“Saya berharap potensi yang ada di gali terus minat bakat siswa kita, sehingga kita bisa menjawab bahwa pesimistis masyarakat yang kita selama ini dengar kita sudah menjawab itu dengan prestasi. Semua yang didapat ini adalah anugerah dari yang maha kuasa dan kita perlu tingkatkan terus jangan sampai merasa terlalu bangga dan ini sebuah tanda syukur,” tutur Mahbub.
Menyampaikan pesan dari Kadisdik Kotim, pihaknya berharap untuk kedepannya baik dari O2SN, Olimpiade Sains Nasional (OSN), maupun Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Kotim bisa berkontribusi untuk menjadi juara.
Ketua K3S Cerdas Membangun Kecamatan Baamang Hasanuddin juga mengatakan, kualitas pendidikan di Kecamatan Baamang bisa dibanggakan.








